Suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan menyelimuti Ruang Sunshine SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A, Rabu (19/8/2026). Sejumlah murid peserta didik penyandang disabilitas (PDPD) mengikuti program Jam Tenang yang digelar Guru Pendamping Khusus (GPK) kelas 2 dan 3.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu menjadi bagian dari layanan pendidikan inklusif yang disesuaikan dengan kebutuhan individual murid. Dalam program tersebut, GPK memberikan pendampingan dan materi tambahan dengan pendekatan yang dirancang agar murid dapat belajar dalam suasana yang nyaman.
Jam Tenang merupakan akronim dari Satu Jam di Tempat Menyenangkan. Program ini dirancang sebagai ruang pendampingan bagi murid PDPD untuk mendapatkan stimulasi dan tambahan materi sesuai kebutuhan masing-masing.
Ruang Sunshine sendiri menjadi ruang sumber bagi murid PDPD di SD Mugres Kampus A. Ruangan tersebut dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif sehingga murid dapat mengikuti kegiatan tanpa tekanan.
Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan berfokus pada pengembangan kemampuan motorik dan sensorik, sekaligus meningkatkan fokus dan konsentrasi murid.
Beragam media pembelajaran digunakan GPK untuk menarik perhatian peserta. Mulai dari media visual, alat peraga bertekstur, hingga permainan edukatif interaktif disiapkan sebagai bagian dari kegiatan.
Murid PDPD kelas 2 dan 3 pun tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Pendekatan belajar tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mereka sehingga proses pendampingan berlangsung dalam suasana yang menyenangkan.
GPK kelas 2 SD Mugres Kampus A, Khoirun Nisa, S.Psi., mengatakan Jam Tenang dirancang untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap murid.
“Program ‘Jam Tenang’ ini kami rancang sebagai jembatan agar anak-anak mendapatkan stimulasi yang tepat sesuai kebutuhan unik mereka. Melihat antusiasme murid hari ini, kami optimistis pendekatan belajar dengan suasana yang menyenangkan seperti di Ruang Sunshine ini mampu mengoptimalkan tumbuh kembang dan kemandirian mereka di sekolah,” ujar Khoirun Nisa.
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para murid. Salah satunya Ibrah Nazil, murid PDPD kelas 3, yang mengaku tertarik dengan media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut.
“Aku mau belajar lagi, biar lancar menulis dan membaca,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui Jam Tenang, SD Mugres Kampus A memberikan ruang belajar yang menyesuaikan kebutuhan murid PDPD. Pendampingan yang dilakukan di Ruang Sunshine diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan kemampuan, meningkatkan fokus, serta membangun kemandirian selama berada di lingkungan sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments