Bukan sekadar mengikuti perlombaan, Jambore Hizbul Wathan (HW) Purwa 2026 menjadi kesempatan bagi siswa kelas V Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya untuk menguji kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan regu.
Hal itu tampak saat para peserta bersiap berangkat dari halaman sekolah, Rabu (21/10/2026) pukul 07.00 WIB. Mengenakan seragam lengkap Hizbul Wathan dan membawa perlengkapan masing-masing, mereka bersiap menuju Agromulia, Pasuruan, Jawa Timur, untuk mengikuti jambore pada 21–22 Oktober 2026.
Di bawah pendampingan pembina HW, Ramanda Yudha dan Ayunda Galuh, para siswa memastikan perlengkapan yang dibutuhkan selama kegiatan telah tersedia. Pembagian tugas melalui pemimpin kelompok atau leader menjadi salah satu cara melatih tanggung jawab peserta sejak sebelum keberangkatan.
Ayunda Galuh menjelaskan bahwa setiap kelompok telah memiliki pemimpin yang bertugas membantu mengoordinasikan kebutuhan anggotanya.
“Alhamdulillah, untuk perlengkapan peserta laki-laki maupun perempuan sudah ditunjuk leader-nya masing-masing,” ujarnya.
Pembagian peran tersebut diharapkan membuat peserta lebih mandiri dan terbiasa bekerja sama. Setiap anggota regu tidak hanya dituntut menyiapkan kebutuhan pribadi, tetapi juga belajar memperhatikan kesiapan kelompoknya.
Bekal Latihan untuk Tunjukkan Kemampuan
Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodlifah, S.H., M.Pd., turut memberikan pesan saat melepas keberangkatan peserta. Ia menegaskan bahwa jambore merupakan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan hasil latihan yang telah mereka jalani.
“Selamat kepada para peserta jambore, regu laki-laki maupun perempuan. Setelah berlatih beberapa kali, tibalah saatnya kalian membuktikan kemampuan dan kekompakan dalam mengikuti rangkaian lomba jambore,” kata Ely.
Menurutnya, latihan yang telah dilakukan perlu diwujudkan melalui sikap disiplin, kerja sama, dan kesungguhan selama mengikuti kegiatan. Ia juga mengapresiasi semangat para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi jambore.
“Ustazah mengapresiasi semangat kalian semua selama berlatih untuk mempersiapkan jambore ini,” tuturnya.
Ely mengingatkan bahwa keberhasilan dalam jambore tidak hanya ditentukan oleh kemampuan meraih prestasi dalam perlombaan. Ketaatan terhadap arahan pembina, komunikasi antarpeserta, dan kesediaan menjalankan tanggung jawab juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.
“Pesan Ustazah, jaga kekompakan, tetap berkoordinasi dengan kakak pembina, dan fungsikan masing-masing leader dari kalian,” pesannya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan memperoleh pengalaman yang bermanfaat.
“Harapan kita bersama, semoga Allah SWT melancarkan semua aktivitas kalian selama di Agromulia,” ujar Ely.
Sebelum keberangkatan, Ely mengajak seluruh peserta berdoa bersama untuk memohon keselamatan selama perjalanan maupun selama mengikuti kegiatan jambore.
Jambore HW Purwa 2026 diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya pada 21–22 Oktober 2026 di Agromulia, Pasuruan.
Keikutsertaan siswa kelas V Sekolah Kreatif Baratajaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengalaman belajar di luar kelas. Melalui kegiatan kepanduan, siswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai yang selama ini dipelajari dalam latihan, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, hingga kerja sama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments