Kegiatan Jaya Melati 1 oleh Kwartir Daerah Hizbul Wathan Lamongan resmi terbuka pada Sabtu (16/05/2026) pukul 08.00 WIB.
Pembukaan kegiatan ini terlaksana secara daring dan diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Momentum ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan sistem kaderisasi kepanduan Hizbul Wathan di wilayah Lamongan.
Ratusan Peserta
Lebih lanjut, Jaya Melati 1 teramaikan sebanyak 144 peserta yang berasal dari Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan. Peserta tersebut mewakili jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Keragaman latar belakang peserta mencerminkan semangat kolektif dalam membangun kualitas pembina dan kader kepanduan secara berkelanjutan.
Turut hadir jajaran pimpinan Kwarda HW Lamongan serta perwakilan Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur. Kehadiran para pimpinan tersebut memberikan dukungan moral sekaligus penguatan arah gerak kegiatan.
Selain itu, Jaya Melati 1 kali ini dilatih langsung oleh tim pelatih dari Kwartir Wilayah HW Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Jaya Melati 1, Ramanda Ghozi, menyampaikan bahwa kegiatan ini terancang dalam beberapa tahapan.
Tahap pertama berlangsung melalui pembukaan secara daring dengan memanfaatkan platform Zoom yang telah dipersiapkan oleh panitia. Meski demikian, masih diakui terdapat sejumlah kekurangan teknis yang perlu menjadi bahan evaluasi bersama.
Ramanda Ghozi juga menjelaskan bahwa setelah pembukaan daring, peserta akan mengikuti rangkaian tugas mandiri.
Tugas tersebut dirancang untuk mengasah pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis peserta sebagai calon pembina. Seluruh tahapan ini tersusun agar proses pembelajaran tetap berjalan efektif meskipun sebagian kegiatan dilakukan secara jarak jauh.
Pelatihan Luring
Tahap selanjutnya dari Jaya Melati 1 adalah pelaksanaan pendidikan dan pelatihan secara luring. Kegiatan diklat offline tersebut rencananya berlangsung pada 13–15 Juni 2026 mendatang.
Lokasi yang dipilih adalah wilayah Klayar, Kecamatan Paciran, yang dinilai representatif untuk kegiatan pelatihan kepanduan.
Menurut panitia, pemilihan lokasi tersebut telah dipertimbangkan secara matang dari aspek fasilitas dan lingkungan. Berbagai kebutuhan peserta akan disiapkan guna menunjang kelancaran kegiatan.
Seluruh rangkaian diklat luring nantinya akan berfokus pada penguatan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan kepanduan.
Sambutan berikutnya tersampaikan oleh perwakilan Kwarwil HW Jawa Timur, Ramanda Ernam, yang sekaligus membuka kegiatan Jaya Melati 1.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam mencetak pembina dan kader Hizbul Wathan yang kompeten. Harapan besar disematkan agar peserta mampu menjadi kader yang militan dan berintegritas.
Di samping itu, Ramanda Ernam juga menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pembina menjadi kunci keberlangsungan gerakan kepanduan Hizbul Wathan.
Melalui Jaya Melati 1, harapannya peserta memperoleh tambahan ilmu yang aplikatif dan relevan dengan tantangan zaman. Ia juga berharap, semoga selama kegiatan para peserta memperoleh pengalaman yang dapat ditransformasikan di satuan masing-masing.
Tekankan Pentingnya Konsistensi
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Proses pembinaan tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui tahapan yang berkesinambungan.
Oleh karena itu, komitmen peserta sangat dibutuhkan agar tujuan kegiatan dapat tercapai secara optimal.
Selama pembukaan daring berlangsung, suasana kegiatan tampak tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti acara dengan penuh perhatian meskipun dilakukan secara virtual. Rangkaian acara pembukaan telah disusun secara sistematis oleh panitia pelaksana.
Beberapa sesi pengantar dan penjelasan teknis telah disampaikan untuk memberikan gambaran umum kepada peserta.
Materi awal tersebut disampaikan sebagai bekal sebelum memasuki tahapan kegiatan selanjutnya. Dengan demikian, semoga peserta memiliki pemahaman yang sama terkait alur dan target Jaya Melati 1.
Secara keseluruhan, pelaksanaan pembukaan Jaya Melati 1 dinilai berjalan lancar. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam proses pembinaan pembina Hizbul Wathan di Lamongan.
Sinergi antara Kwarda HW Lamongan dan Kwarwil HW Jawa Timur semoga terus terjaga demi keberlanjutan kaderisasi.
Melalui Jaya Melati 1, kelak akan lahir pembina-pembina yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara ideologis.
Harapannya nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan dapat diinternalisasi secara mendalam oleh seluruh peserta. Dengan demikian, kontribusi nyata bagi persyarikatan dan masyarakat dapat terus diwujudkan.





0 Tanggapan
Empty Comments