Grup Jidor SMP Muhammadiyah 12 Paciran, “Surya Nada”, mulai intensif berlatih untuk tampil pada karnaval lembaga di Desa Sendangagung, Kamis (27/8/2026) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Persiapan dilakukan pada Senin (24/8/2026), di sanggar seni SMPM 12 Paciran, Lamongan. Kegiatan ini berada di bawah asuhan H. Hudiyanto, Gondo Waloyo, Zuhri Uchya, dan Asfar Tasam.
Jika biasanya grup ini membawakan lagu-lagu religi seperti I’tiraf Abi Nuwas, kali ini mereka mengubah repertoar menjadi lagu-lagu perjuangan. Beberapa lagu yang disiapkan antara lain Tujuh Belas Agustus, Sorak-sorak Bergembira, Maju Tak Gentar, dan Halo-Halo Bandung.
Perubahan repertoar tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para personel Surya Nada. Mereka perlu menyesuaikan permainan musik dengan karakter lagu perjuangan yang memiliki nuansa berbeda dari lagu-lagu religi yang biasa dibawakan.
Meski demikian, proses adaptasi berjalan cukup lancar karena sebagian besar lagu yang dipilih sudah akrab di telinga para personel.
Latihan pun difokuskan pada penguasaan notasi, urutan lagu, serta kekompakan antarpemain agar penampilan saat karnaval dapat berlangsung dengan baik.
Perubahan ini justru tidak membuat para personel yang masih berusia belasan tahun kerepotan. Sebaliknya, mereka mengaku lebih familiar dengan lagu-lagu nasional tersebut.
“Insya Allah bisa, ini tinggal menghafal notasi dan urutan lagu. Selagi lagu yang pernah kita dengar, teman-teman akan mudah menyesuaikan dan tetap semangat,” ujar Kenzo, siswa kelas IX yang bertugas sebagai penabuh Gambang.
Jidor dengan kolaborasi gamelan Jawa: Gambang, demung peking, dan saron ini akan menempati barisan depan barisan SMPM 12 Paciran dan MA Al-Ishlah yang berjumlah lebih dari 2.000 peserta karnaval.
Keikutsertaan Surya Nada juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan semangat kemerdekaan melalui seni musik.
Perpaduan jidor dan gamelan Jawa diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam iring-iringan karnaval sekaligus memperkenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat yang menyaksikan.
Penampilan Jidor Surya Nada diharapkan dapat menambah semarak karnaval tingkat desa sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments