Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kabar Duka Tepat di Hari Milad ke-109 Aisyiyah, PCA Sumberrejo Kehilangan Hj. Farihatien Jupri

Iklan Landscape Smamda
Kabar Duka Tepat di Hari Milad ke-109 Aisyiyah, PCA Sumberrejo Kehilangan Hj. Farihatien Jupri
(Foto: Hj. Farihatien Jupri)
pwmu.co -

Kabar duka datang dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sumberrejo, Bojonegoro. Mantan Ketua PCA dua periode (2010–2023), Hj. Farihatien Jupri, meninggal dunia di kediamannya pada Selasa (19/5/2026) malam, bertepatan dengan perayaan Milad ke-109 Aisyiyah.

Duka mendalam juga dirasakan oleh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Sendangagung, Paciran, Lamongan. Begitu mendengar kabar kepergian istri dari almarhum H. Aman Afandi—salah satu tokoh pendiri SMP Muhammadiyah (SMPM) 12 Paciran—tersebut, rombongan takziah sontak berdatangan ke rumah duka sejak pagi buta.

Almarhumah yang lahir pada 24 Desember 1954 dan memiliki garis keturunan Sendangagung, Paciran, Lamongan ini dikenal sebagai sosok yang ramah kepada siapa pun, suka berderma, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap persyarikatan Muhammadiyah maupun Aisyiyah.

Ketua PCA dua periode ini telah ditinggal oleh suami tercinta tepat satu tahun yang lalu pada awal Zulhijah 1446 H. Kini, almarhumah menyusul sang suami persis pada momentum yang sama, yakni di awal bulan Zulhijah.

“Kesan selama kepemimpinan beliau, beliau sangat perhatian dan memberikan kepercayaan pada setiap orang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki serta tugas dan tanggungjawabnya,” kenang Ketua PCA Sumberrejo saat ini, Nurul Qomariyah, S.Pd., M.Psi.

Istri dari Ustadz Adib Susilo ini juga menambahkan bahwa sifat baik almarhumah yang ramah dan berjiwa sosial tinggi akan selalu dikenang oleh warga Aisyiyah Sumberrejo.

“Beliau adalah salah satu tokoh Aisyiyah Sumberrejo yang menghidupkan dan menjaga ukhuwah yang luar biasa di masyarakat. Selain itu, beliau sangat cerdas dan cepet dalam belajar apapun,” tambahnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Di bawah kepemimpinan almarhumah, perkembangan amal usaha organisasi berkembang secara signifikan.

“Selama kepemimpinan beliau Alhamdulilah terwujudnya Pondok Modern Aisyiyah Islamic Boarding School (PM AIBS) dan pendirian dua Ranting serta tumbuhnya kader-kader Aisyiyah yang gigih dan tanggung jawab,” pungkas Nurul.

Ketua PDM Bojonegoro, Drs. H. Suwito Musthofa, M.Si., turut membenarkan keteladanan almarhumah sebagai pribadi yang ramah, supel, dan mudah bergaul.

“Beliau orangnya santun, aktif dalam mempin PCA sumberrejo, setiap ada kegiatan pasti hadir tepat waktu,” ujar pria asal Balen ini.

Jenazah almarhumah disalatkan di Masjid At-Taqwa yang berada di dalam kompleks Perguruan Muhammadiyah Sumberrejo. Selanjutnya, almarhumah dimakamkan di pemakaman pribadi berdampingan dengan makam suaminya, almarhum H. Aman. Almarhumah meninggalkan empat orang anak, yaitu H. Ahmad Wahid Aman, H. Moh. Fatoni, H. dr. Nova Ardiansyah, Hj. Maya Nila Dewi. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 20/05/2026 20:03
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡