Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian PC IMM Bangkalan Bahas Strategi Menguatkan Kader dan Gerakan

Iklan Landscape Smamda
Kajian PC IMM Bangkalan Bahas Strategi Menguatkan Kader dan Gerakan
Dokumentasi: Jihar
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al-Qalam (PK IMM Al-Qalam) menghadiri kajian organisasi yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan bertema “Manajemen Organisasi: Mengelola Gerakan, Menguatkan Kader” tersebut berlangsung di Sekretariat IMM Bangkalan. Kajian diikuti perwakilan kader dari berbagai komisariat se-Kabupaten Bangkalan.

Ketua Bidang Organisasi PC IMM Bangkalan, Akhdan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendasar tentang tata kelola organisasi yang efektif.

“Kegiatan kajian ini bertujuan untuk memahami bagaimana manajemen organisasi dapat menjadi fondasi untuk menciptakan gerakan yang lebih terarah, solid, dan berkelanjutan,” jelas Akhdan.

Hadir sebagai pemateri, Fajar Andrianto, S.Kom., menekankan pentingnya rasa memiliki atau sense of belonging dari setiap kader terhadap organisasi. Menurutnya, rasa memiliki perlu dibangun melalui tindakan nyata dan pendekatan yang inklusif.

Ia menjelaskan bahwa organisasi perlu memberikan peran nyata, kesempatan, dan kepercayaan kepada kader agar mereka memiliki ruang untuk berkembang. Setiap kontribusi juga perlu mendapatkan apresiasi, disertai upaya menjaga kebersamaan dan persaudaraan di antara anggota.

Lebih jauh, pengelolaan organisasi tidak cukup hanya mengandalkan hubungan baik antaranggota. Seluruh potensi dan sumber daya perlu diarahkan secara terstruktur, sistematis, dan masif untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan pengelolaan yang tepat, organisasi diharapkan mampu melahirkan kader yang militan, kompeten, serta loyal terhadap nilai-nilai dasar IMM.

SMPM 5 Pucang SBY

Manfaat kajian dirasakan oleh Mukarromah, kader PK IMM Al-Qalam. Ia menilai pengelolaan gerakan tidak seharusnya terbatas pada koordinasi internal organisasi, tetapi juga mencakup kemampuan membangun hubungan dan kerja sama dengan pihak eksternal.

“Kajian ini membuka pemahaman bahwa mengelola gerakan bukan hanya sebatas koordinasi internal di dalam struktural, melainkan juga bagaimana kita membangun hubungan dan bersinergi dengan pihak luar, seperti Bakesbangpol dalam prosesnya,” ungkap Mukarromah.

Pemahaman tersebut menegaskan bahwa gerakan mahasiswa membutuhkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi eksternal dapat menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan kegiatan dan manfaat organisasi di tengah masyarakat.

Melalui kajian ini, kader IMM di lingkungan Cabang Bangkalan, khususnya PK IMM Al-Qalam, diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip manajemen organisasi secara menyeluruh.

Kader tidak hanya dituntut mampu menjaga solidaritas internal dan mengembangkan potensi anggota, tetapi juga perlu adaptif serta terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai instansi.

Dengan pengelolaan yang terarah, kaderisasi diharapkan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan. Pada akhirnya, organisasi dapat terus mengembangkan gerakan yang relevan serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Satria - 12/10/2026 18:37
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu