Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan HW Mom and Kids Camp Pandu Tunas Athfal Cabang Sugio yang digelar di kawasan wisata Sendangwangi, Kecamatan Merakurak, Tuban. Kegiatan yang diinisiasi oleh IGABA Cabang Sugio ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan anak dalam membangun karakter sejak usia dini, Kamis (4/6/2026)
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Roudlohtul Mahfudloh, S.Pd. yang melantunkan QS. Al-Baqarah ayat 125-129. Ayat tersebut mengandung pesan tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam membangun generasi beriman dan mendidik keluarga yang taat kepada Allah Swt.
Dalam sesi iftitah, Bunda Masrifah menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kepribadian anak.
“Pendidikan anak usia dini sangat penting sekali. Didiklah anak sebaik mungkin karena pada masa inilah anak berada pada fase golden age atau masa emas pertumbuhan dan perkembangannya. Kepada para bunda dan wali murid, tetaplah semangat mendampingi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Eni Setyaningsih, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan HW Mom and Kids Camp merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh IGABA Cabang Sugio.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan sambutan yang luar biasa. Peserta berasal dari seluruh TK ABA se-Cabang Sugio dengan jumlah 63 anak, 61 ibu, 26 guru, serta 15 tamu undangan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak sekaligus mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan yang membangun karakter.
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan HW Mom and Kids Camp Pandu Tunas Athfal ini.
“Tentu kegiatan ini merupakan hasil kerja sinergi yang baik antara IGABA, Majelis PAUD Dasmen, Aisyiyah maupun orang tua,” ungkap penulis buku Jejak Sejarah Hizbul Wathan Jawa Timur ini.
Lebih lanjut, pria yang tinggal di Babat Lamongan ini menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini sebagai bekal utama anak dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
“Tanamkan pendidikan karakter kepada anak sehingga mereka memiliki karakter, etika, dan perilaku yang baik. Karakter yang kuat akan menjadi modal penting bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik di sekolah. Setiap anak memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda-beda.
“Tidak semua anak hebat di sekolah, tetapi bisa jadi hebat ketika berada di luar sekolah. Demikian pula sebaliknya. Karena itu, orang tua dan guru perlu memberikan ruang yang luas agar setiap anak dapat mengembangkan potensi terbaiknya,” tambahnya.
Ramanda Fathurrahim juga menjelaskan bahwa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan menjadi salah satu sarana efektif untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan motorik anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.
“Salah satu cara mengasah keterampilan anak adalah melalui kegiatan Hizbul Wathan. Ber-HW melatih motorik anak, menumbuhkan kemandirian, keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan bersosialisasi sejak dini,” tutur bapak tiga putra putri ini
Dengan terselenggaranya HW Mom and Kids Camp ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara sekolah, keluarga, dan gerakan kepanduan dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berakhlak mulia. Kegiatan perdana ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi cabang-cabang lain untuk menghadirkan program serupa demi mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments