Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suli Da’im: Ketegasan Presiden Prabowo di BGN Bukti Pemerintahan Tidak Toleransi Penyalahgunaan Amanah Rakyat

Iklan Landscape Smamda
Suli Da’im: Ketegasan Presiden Prabowo di BGN Bukti Pemerintahan Tidak Toleransi Penyalahgunaan Amanah Rakyat
Suli Da’im: Ketegasan Presiden Prabowo di BGN Bukti Pemerintahan Tidak Toleransi Penyalahgunaan Amanah Rakyat
pwmu.co -

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, menegaskan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai bagian dari koalisi pemerintahan akan terus mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Suli Da’im, keputusan Presiden Prabowo melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bentuk ketegasan kepala negara dalam memastikan setiap program strategis nasional dijalankan secara bertanggung jawab serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“PAN mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo. Ketegasan beliau dalam melakukan evaluasi terhadap pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan amanah menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif dan berpihak kepada rakyat,” ujar dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) tersebut.

Suli Da’im menilai perkembangan berikutnya, yakni penetapan tersangka terhadap Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN oleh aparat penegak hukum, semakin memperkuat pentingnya langkah cepat yang diambil Presiden Prabowo.

Menurutnya, keputusan evaluasi terhadap pimpinan lembaga tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga integritas penyelenggaraan negara.

“Tidak berselang lama setelah keputusan pergantian pimpinan dilakukan, muncul proses hukum yang menetapkan pejabat terkait sebagai tersangka. Ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memiliki kesungguhan dalam menjaga integritas pemerintahan dan tidak memberikan toleransi kepada siapa pun yang mengabaikan tanggung jawab publik,” tegasnya saat ditemui di Kampus UM Surabaya, Rabu (4/6/2026).

Politikus PAN tersebut menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat tidak hanya ditandai dengan keberhasilan menjalankan program pembangunan, tetapi juga keberanian melakukan evaluasi terhadap pejabat yang dinilai tidak menjalankan amanah dengan baik.

Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan Presiden Prabowo sangat jelas, yakni bahwa jabatan publik merupakan amanah untuk melayani masyarakat.

“Pesan yang ingin disampaikan Presiden sangat jelas, bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani rakyat, bukan fasilitas untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Siapa pun yang tidak sejalan dengan semangat pengabdian kepada rakyat harus siap dievaluasi,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Suli Da’im juga menegaskan bahwa PAN di bawah kepemimpinan Ketua Umum Zulkifli Hasan terus menunjukkan komitmen dalam mendukung berbagai agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo, terutama program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan partai-partai koalisi menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan nasional.

“Ketua Umum PAN, Bapak Zulkifli Hasan, selalu konsisten mendampingi Presiden Prabowo dalam menjalankan berbagai kebijakan nasional. PAN meyakini bahwa sinergi pemerintah dan partai koalisi harus diarahkan sepenuhnya untuk memperkuat pelayanan kepada rakyat dan mempercepat terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suli Da’im berharap momentum tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara negara untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya.

Ia menilai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus dijaga melalui kinerja yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Rakyat menaruh harapan besar kepada pemerintahan Presiden Prabowo. Karena itu, seluruh pejabat publik harus bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ketegasan Presiden hari ini menjadi bukti bahwa kepentingan rakyat berada di atas segala kepentingan lainnya,” pungkas anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil IX yang meliputi Ponorogo, Ngawi, Magetan, Trenggalek, dan Pacitan tersebut.

Revisi Oleh:
  • Satria - 04/06/2026 14:37
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu