Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Berawal dari Tangis, Wilda Siswa SMP Mudama Justru Raih Gold Medal ME Awards 2026

Iklan Landscape Smamda
Berawal dari Tangis, Wilda Siswa SMP Mudama Justru Raih Gold Medal ME Awards 2026
Finalist ME Awards Kontingen SMP Mudama, dari kiri Zulfahtul Nur Zahidah, Wilda Indah Sholiha, Faraz Jazilah Fariza - Ahmad Fauzul
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 25 (Mudama) Ponpes Modern Muhammadiyah Paciran turut serta dalam ajang olimpiade mata pelajaran berskala nasional, Muhammadiyah Education Awards (MEA).

Dalam kesempatan tersebut, SMP Mudama mengirimkan 20 siswa untuk mengikuti berbagai mata pelajaran, yakni Ismu in English, Ismu in Arabic, IPA, Matematika, dan IPS.

Kegiatan perlombaan digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebelumnya, para siswa berangkat dari Paciran, Lamongan, pada pukul 01.30 dini hari dan tiba di UMM sekitar pukul 05.30 WIB.

Setibanya di UMM, siswa SMP Mudama mempersiapkan diri dan menikmati hidangan sarapan yang telah disediakan oleh bapak/ibu guru pendamping.

Setelah persiapan selesai, siswa SMP Mudama mengikuti prosesi pembukaan di Dome UMM pada pukul 08.30 WIB.

Selanjutnya, para siswa menuju lokasi perlombaan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1. Mereka mengikuti perlombaan dengan khidmat dan penuh kehati-hatian saat mengerjakan soal.

Di luar ruang kelas, bapak/ibu pendamping turut memperhatikan jalannya perlombaan dengan penuh rasa resah dan kekhawatiran.

Setelah waktu perlombaan berakhir, para siswa SMP Mudama berkumpul di lantai 4 GKB 1 untuk menantikan pengumuman peserta yang lolos ke babak selanjutnya.

Di sela waktu menunggu, para siswa menyempatkan diri makan siang dan membeli makanan ringan di kantin GKB 1.

Setelah beberapa jam menunggu, kertas pengumuman yang dinantikan akhirnya tiba. Para siswa bergegas mencari nama masing-masing dalam daftar peserta yang lolos.

Pada mata pelajaran Ismu in Arabic, siswi atas nama Farras Jazilah Fariza dinyatakan lolos ke babak final. Sementara pada mata pelajaran IPA, Zulfahtul Nur Zahidah juga berhasil lolos ke babak final.

Hasil pengumuman tersebut tentunya menyisakan kesedihan bagi sebagian siswa SMP Mudama yang tidak berhasil lolos ke babak final.

Salah satunya Wilda Indah Sholiha. Ia tampak menangis tersedu-sedu di samping ruang kelas tempat dirinya mengikuti lomba. Wilda menangis karena namanya tidak terdapat dalam daftar peserta yang lolos ke babak final Ismu in Arabic.

Setelah berulang kali ditenangkan oleh bapak/ibu pendamping, kabar baik akhirnya datang untuk Wilda.

SMPM 5 Pucang SBY

Pihak panitia mengaku terdapat kesalahan dalam input hasil lomba. Ada satu kelas yang lupa tidak ikut dikoreksi. Setelah dilakukan pengumuman terbaru, Wilda ternyata berhasil lolos ke babak final bersama peserta dari sekolah lain.

Setelah para siswa menyelesaikan perlombaan, tibalah saatnya pembagian hadiah.

Para peserta ME Awards mulai memadati tribun Dome UMM untuk mengikuti pengumuman juara ME Awards. Kontingen SMP Mudama menunggu dengan penuh harap agar perwakilan mereka dapat membawa pulang medali kejuaraan.

Tanpa diduga, Wilda yang sebelumnya menangis karena merasa kalah justru berhasil mendapatkan medali emas pada mata pelajaran Ismu in Arabic.

Selain Wilda, Farras Jazilah Fariza juga mendapatkan medali perak pada mata pelajaran yang sama.

Sementara itu, Zulfahtul Nur Zahidah berhasil mendapatkan medali perunggu pada kejuaraan mata pelajaran IPA.

Perjalanan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa SMP Mudama. Kesedihan yang sempat dirasakan Wilda akhirnya berubah menjadi kebahagiaan setelah namanya dinyatakan lolos ke final dan berhasil meraih medali emas.

Melalui perlombaan ini, Wakil Kepala Kesiswaan SMP Mudama, Wahyu Hidayat, M.M., menyampaikan rasa syukurnya atas perjuangan dan dedikasi siswa SMP Mudama yang telah berjuang dengan sekuat tenaga.

“Alhamdulillah ternyata apa yang kita persiapkan ternyata membuahkan hasil yang luar biasa. Dengan motto dan semangat SMPM 25 Tiada Hari Tanpa Prestasi, alhamdulillah anak-anak kami bisa membuktikan motto itu,” ucapnya saat ditemui di ruang Wakasis.

Ajang ME Awards merupakan salah satu kompetisi bergengsi yang ditunggu-tunggu, bukan hanya oleh murid, tetapi juga oleh bapak/ibu guru.

Prestasi yang diraih tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat bagi siswa SMP Muhammadiyah 25 lainnya agar semakin giat belajar dan berusaha meraih prestasi.

Revisi Oleh:
  • Satria - 10/08/2026 15:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu