Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru.
Momentum MPLS diharapkan menjadi awal yang baik dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Dalam pesannya, Fathurrahim Syuhadi menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, melainkan proses awal pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan budaya sekolah yang menjunjung tinggi adab serta sopan santun.
“Selamat datang kepada seluruh siswa baru. Jadikan MPLS sebagai langkah awal untuk menumbuhkan semangat belajar, memperkuat karakter, serta membangun pribadi yang beradab, santun, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Bangsa yang besar lahir dari generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan budi pekerti,” ujar Fathurrahim Syuhadi kepada PWMU.CO, Rabu (15/7/2026).
Ia juga mengajak seluruh sekolah, guru, orang tua, dan pembina Hizbul Wathan untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Menurutnya, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, budaya, dan ajaran agama.
Lebih lanjut, penulis buku Jejak Sejarah Hizbul Wathan Jawa Timur ini berharap semangat Hizbul Wathan yang menjunjung tinggi nilai kepanduan, kepemimpinan, kemandirian, serta pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi inspirasi bagi para siswa baru selama menempuh pendidikan.
Dengan semangat MPLS, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu memulai perjalanan pendidikannya dengan penuh optimisme, menjadikan karakter sebagai kekuatan utama, serta berkomitmen menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan negara.
“Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat bertumbuhnya generasi yang berprestasi, berintegritas, cinta tanah air, serta menjunjung tinggi adab dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Inilah bekal penting untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berkeadaban,” harapnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments