Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN Kelompok 34 Umsura Hadirkan Bimbingan Belajar, Edugames Literasi Jadi Daya Tarik Anak Dukuh Sutorejo

Iklan Landscape Smamda
KKN Kelompok 34 Umsura Hadirkan Bimbingan Belajar, Edugames Literasi Jadi Daya Tarik Anak Dukuh Sutorejo
Suasana games Rimba Aksara oleh Mahasiswa KKN kelompok 34 UMSURA bersama peserta didik di balai RW 4 Kelurahan Dukuh Sutorejo. (Ahmad Mahmudi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) di Kelurahan Dukuh Sutorejo membawa warna baru bagi masyarakat. Melalui berbagai program pemberdayaan, salah satu yang paling mendapat perhatian adalah kegiatan bimbingan belajar calistung (membaca, menulis, dan berhitung) yang rutin digelar di Balai RW 4, Selasa (4/8/2026).

Program tersebut menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak untuk menguatkan kemampuan literasi dan numerasi melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Sejak kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB, puluhan anak tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran hingga berakhir pukul 14.30 WIB.

Ketua KKN Kelompok 34, Akbar Sandy Ramadhan dari Program Studi Teknik Industri, mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu fokus utama pengabdian kelompoknya selama menjalankan KKN di Dukuh Sutorejo.

“Kami berupaya menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Salah satunya adalah bimbingan belajar calistung yang kami laksanakan secara rutin di Balai RW 4. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung,” ujar Akbar.

Menurutnya, seluruh anggota KKN memiliki peran masing-masing sehingga program pengabdian dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Agenda kami cukup padat. Hampir setiap hari, mulai Senin hingga Sabtu, teman-teman berada di Balai RW 4 untuk menjalankan berbagai kegiatan. Yang paling konsisten adalah program pembelajaran karena memang mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat,” tambahnya.

Program Bimbingan Belajar

Program bimbingan belajar dipandu oleh sejumlah mahasiswa lintas program studi, di antaranya Bella Atta Nathania Angel (Pendidikan Matematika), Sabrina Addaba (Farmasi), Fahmy Al Jufri (PGSD), serta didukung dokumentasi oleh Nadya Ramadhaniyah Putri JF (Pendidikan Dokter) dan Sarah As Syifa (Fisioterapi).

Salah satu pengajar, Bella Atta Nathania Angel, mengaku terkesan dengan semangat belajar anak-anak selama mengikuti kegiatan.

“Alhamdulillah, antusias anak-anak sangat luar biasa terhadap kami yang sedang melaksanakan KKN. Program bimbingan belajar ini mendapat dukungan penuh dari warga. Kami mendampingi anak-anak memperkuat literasi dan numerasi melalui pembelajaran yang lebih menyenangkan sehingga mereka tidak merasa sedang belajar secara formal,” katanya saat ditemui di Balai RW 4 Kelurahan Dukuh Sutorejo.

Bella menilai, interaksi yang terbangun selama kegiatan tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan akademik anak-anak, tetapi juga mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak merasa nyaman saat belajar. Ketika mereka senang, materi yang disampaikan juga lebih mudah dipahami. Itu yang menjadi semangat kami selama mendampingi mereka,” ujarnya.

Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sofi Yunianti, S.S., M.Pd., mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam menyusun program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Mahasiswa KKN Kelompok 34 memiliki agenda yang sangat padat dan produktif. Mereka mampu berinteraksi dengan baik bersama anak-anak yang membutuhkan pendampingan belajar. Saya melihat kegiatan ini memberikan manfaat nyata, baik bagi peserta didik maupun masyarakat sekitar,” ungkap Sofi.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa juga diberi ruang untuk mengembangkan inovasi selama pelaksanaan KKN.

“Kami memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk berkreasi selama program yang dijalankan memberi manfaat bagi masyarakat. Mereka mampu memanfaatkan kesempatan itu dengan menghadirkan pembelajaran yang menarik dan edukatif,” jelasnya.

Untuk menambah variasi pembelajaran, KKN Kelompok 34 juga menghadirkan Idhoofiyatul Fatin, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Umsura sekaligus pengembang media pembelajaran Rimba Aksara.

“Kami sengaja menghadirkan Bu Fatin agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang berbeda. Kehadiran beliau membuat suasana bimbingan belajar semakin hidup karena menggunakan media edukatif yang interaktif,” kata Sofi.

Dalam kesempatan tersebut, Idhoofiyatul Fatin memperkenalkan Rimba Aksara, sebuah media pembelajaran berbasis permainan edukatif yang menggabungkan literasi, numerasi, budaya lokal, dan teknologi digital.

“Rimba Aksara merupakan edugames dengan konsep jelajah literasi dan numerasi berbasis kearifan lokal Surabaya yang dipadukan dengan game digital. Melalui pendekatan bermain, anak-anak dapat belajar sambil mengeksplorasi pengetahuan dengan cara yang lebih menyenangkan,” terang Fatin.

Selama permainan berlangsung, anak-anak terlihat aktif mengikuti setiap tantangan yang diberikan. Gelak tawa dan semangat belajar mewarnai suasana Balai RW 4, menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi substansi materi.

Melalui berbagai program pendidikan yang dijalankan, KKN Kelompok 34 Umsura tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata bagi penguatan kualitas pendidikan di tingkat lingkungan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 04/08/2026 21:34
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu