Umumnya peserta Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammadiyah (Kokam) berada pada usia muda seperti di bawah 40 tahun.
Namun ada yang berbeda dari Diklatsar Kokam PDPM Jepara V 2026 di Komplek Masjid Al Muttaqin, PRM Kecapi 1, Tahunan, Jepara , Jumat-Minggu (03-05/07/2026).
Sosok peserta Diklatsar Kokam PDPM Jepara V tahun 2026 ini tergolong usia senja untuk para peserta. Karena sebagian peserta usia tingkat sekolah menengah atas dan bangku kuliah.
Namun ada satu peserta dari Batealit Jepara R. Bambang Sulisto, meski sudah berusia 57 tahun namun semangatnya seperti remaja.
Hal ini membuat para pelatih di lapangan kagum dan bangga serta menaruh rasa hormat kepada R. Bambang Sulisto.
Komandan Kokam Jepara, Arif Rumiyadi menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh peserta Diklatsar V, termasuk hadirnya peserta tertua yang berusia 57 tahun. Menurutnya, usia bukanlah penghalang untuk belajar, mengabdi, dan berproses menjadi kader Kokam.
“Keikutsertaan Pak Bambang peserta berusia 57 tahun menjadi inspirasi bagi kita semua. Hal ini membuktikan bahwa semangat pengabdian kepada Muhammadiyah, umat, dan bangsa tidak dibatasi oleh usia” terang Arif.
“Yang terpenting adalah memiliki niat yang tulus, kesiapan untuk belajar, serta komitmen menjalankan nilai-nilai kedisiplinan dan kemanusiaan yang menjadi ruh Kokam” ujarnya.
Komandan Kokam Jepara menambahkan bahwa Kokam merupakan organisasi kader yang menjunjung tinggi semangat persaudaraan dan pengabdian.
Oleh karena itu, setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan kapasitas diri sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami berharap semangat peserta tertua ini dapat menjadi motivasi bagi peserta yang lebih muda agar tidak mudah menyerah dalam menempa diri. Kader Kokam harus memiliki mental tangguh, disiplin, dan siap hadir memberikan manfaat bagi masyarakat kapan pun dibutuhkan” imbuh Arif Rumiyadi.
Bagi Komandan Kokam Jepara, kehadiran peserta berusia 57 tahun menjadi salah satu momen yang menginspirasi dalam pelaksanaan Diklatsar V Kokam PDPM Jepara. Sekaligus menunjukkan bahwa semangat berjuang dan mengabdi dapat terus tumbuh di setiap fase kehidupan.
Rasa hormat juga diungkapkan oleh Ketua Panitia Diklatsar Kokam PDPM Jepara V yang Juga KSO Kokam Jepara, Budiono.
“Saya sangat bangga ada generasi 57 tahun tapi semangat terasa 17 tahun. Sangat luar biasa bahkan dalam setiap kegiatan selalu terlihat menonjol dan semangat luar biasa dan itu menjadi daya pikat dan daya sugesti yang luar biasa untuk peserta yang lain” ujar Budiono.
Budiyono berharap semoga ghirah atau semangat Diklat kokam V, kokam Jepara kali bisa membentuk dan membuat karakter Kokam di masing-masing peserta tetap di keseharian setelah Diklat. Serta, mampu membentengi mereka dari pergaulan yang tidak baik yang bisa merusak akhlak dan bangsa ini.
“Saya bangga dan bahagia sekali untuk diklatsar Kokam kali ini sukses, sukses selalu kokam Surya Kalingga Jeparaku” pungkas Budiono.





0 Tanggapan
Empty Comments