Komitmen meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an terus diperkuat SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) melalui kegiatan Upgrading Guru Tilawati yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (29–30/6/2026), di Ruang Meet Lantai 2 SD Muhlas. Mengusung tema “Dengan Tilawati Kita Mengabdi, Dengan Al-Qur’an Kita Menginspirasi”, kegiatan ini menjadi sarana penyegaran kompetensi sekaligus penyamaan standar pembelajaran Tilawati bagi para guru Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Kegiatan menghadirkan Ustaz Muhammad As’ad, S.E., S.Sy., Trainer Tilawati Pusat, sebagai pemateri utama. Selama pelatihan, para peserta memperoleh penguatan mengenai metodologi pembelajaran Tilawati, peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an, strategi mengajar yang efektif, serta pembentukan karakter guru Al-Qur’an yang profesional dan inspiratif.
Melalui kegiatan ini, para guru tidak hanya dibekali kemampuan teknis dalam mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga diajak memperkuat pemahaman mengenai peran strategis pendidik dalam membentuk generasi Qur’ani. Pembelajaran Al-Qur’an diharapkan dapat disampaikan dengan metode yang mudah dipahami, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi peserta didik.
Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, S. Ag., M.Pd. menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dari upaya sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.
“Program Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas SD Muhlas dalam membentuk karakter peserta didik sebagai sekolah Islam yang berprestasi dan berkemajuan,” ujar Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara SD Muhlas dengan Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya dalam mengembangkan kualitas pembelajaran Tilawati. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pembelajaran Al-Qur’an yang semakin baik melalui peningkatan kapasitas para guru.

Selain membahas aspek metodologi, pelatihan juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik yang mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Dengan kompetensi yang terus diperbarui, guru diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih efektif serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Penyelenggaraan Upgrading Guru Tilawati menjadi salah satu bentuk investasi sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan Al-Qur’an. Bekal yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.
Sebagai penegasan semangat kegiatan, panitia menyampaikan pesan bahwa “Mengajar Al-Qur’an adalah menanam cahaya. Dengan guru yang berkualitas, akan tumbuh generasi Qur’ani yang berakhlak dan berkemajuan.” Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kompetensi guru bukan hanya bertujuan memperbaiki kualitas pembelajaran, tetapi juga menyiapkan generasi yang memiliki karakter Islami dan mampu menghadapi tantangan masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments