Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora (FPSH), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menyelenggarakan Kuliah Bersama Motivator.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (7/10/2026) dan mengusung tajuk “Mengawali Perjalanan sebagai Calon Guru SD yang Humanis dan Profesional”.
Lebih lanjut, kuliah bersama berlangsung pukul 07.30–12.00 WIB di Aula BAU UMM ini bertujuan membekali mahasiswa dengan motivasi, penguatan karakter, dan kesiapan diri untuk menjalani profesi guru sekolah dasar secara humanis dan profesional.
Tanamkan Fondasi Nilai Humanis
Kegiatan yang diinisiasi oleh Prodi PGSD UMM tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II FPSH UMM, Dr Husamah SPd MPd.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif program studi dalam menghadirkan kegiatan yang berorientasi pada penguatan karakter mahasiswa.
Menurutnya, calon guru perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek akademik dan pedagogis, tetapi juga dari segi mental, kepribadian, dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.
“Sebagai calon guru, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai kompetensi akademik dan pedagogis, tetapi juga harus membangun resiliensi serta karakter yang kokoh. Kegiatan yang digagas oleh Prodi PGSD ini menjadi momentum penting untuk menanamkan fondasi nilai-nilai humanis dan profesionalisme sejak awal perjalanan akademik mereka” tegas Dr Husamah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi PGSD UMM, Beti Istanti Suwandayani MPd menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret program studi.
Khususnya dalam mempersiapkan calon lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebutuhan dan keberagaman peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, Prodi PGSD UMM ingin memastikan bahwa para mahasiswa hadir di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan sebagai pendidik yang penuh empati, mampu memahami keberagaman peserta didik, serta siap menginspirasi pembelajaran yang inklusif dan menyenangkan” ujar Beti.
Sesi utama menghadirkan Yudi Suharsono SPsi MSi sebagai narasumber sekaligus motivator. Dalam sesi tersebut, ia memberikan pembekalan inspiratif mengenai peran strategis guru sekolah dasar dalam membangun fondasi karakter generasi muda.
Melalui penyampaian materi yang interaktif, mahasiswa diajak memahami pentingnya membangun hubungan positif dengan peserta didik.
Kemudian mengembangkan kepekaan terhadap kebutuhan anak, serta menjalankan peran pendidik dengan menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.
“Menjadi seorang guru sekolah dasar merupakan langkah awal yang sangat krusial dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, memiliki jiwa pembelajar yang humanis dan memegang teguh profesionalisme adalah modal utama yang harus ditanamkan sejak dini” ungkap Yudi dalam pemaparannya.
Peran Strategis Guru SD
Lebih lanjut, kegiatan ini menekankan bahwa perjalanan menjadi seorang guru tidak cukup hanya bermodalkan penguasaan materi pembelajaran.
Calon pendidik juga perlu memiliki kesiapan mental, karakter yang kuat, kemampuan berkomunikasi, serta kesadaran akan perannya dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.
Guru sekolah dasar, khususnya, memiliki posisi strategis karena turut membentuk fondasi pengetahuan, karakter, dan kebiasaan belajar anak sejak usia dini.
Melalui Kuliah Bersama Motivator, mahasiswa PGSD UMM diajak merefleksikan kembali alasan memilih profesi guru, mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan sikap profesional untuk menghadapi dinamika dunia pendidikan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya identitas sebagai calon pendidik yang mampu menghargai perbedaan, membangun relasi yang positif, serta menciptakan suasana belajar yang inklusif, bermakna, dan menyenangkan.
Tema ini menegaskan komitmen Prodi PGSD UMM dalam menyiapkan calon guru yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik, keterampilan pedagogis, kematangan karakter, dan kepedulian terhadap peserta didik.
Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkembang menjadi pendidik yang adaptif, reflektif, dan responsif terhadap kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.
Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa ini berlangsung dengan antusiasme tinggi. Melalui penyelenggaraan program tersebut, Prodi PGSD UMM terus memperkuat komitmennya untuk melahirkan calon guru sekolah dasar yang berdedikasi, berkarakter unggul, serta siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan pendidik profesional yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan empati, keteladanan, dan tanggung jawab.





0 Tanggapan
Empty Comments