LKSA Muhammadiyah Kenjeran terus memperkuat kemandirian ekonomi melalui pembangunan usaha lahan sewa parkir mobil di Jalan Sidotopo Wetan Baru 1 No. 7A, Surabaya.
Lahan tersebut merupakan hibah dari almarhumah Ibu Mardiah yang akan dimanfaatkan sebagai aset produktif guna menunjang pembiayaan pendidikan dan kebutuhan anak-anak asuh panti.
Sebagai langkah awal pembangunan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran menunjuk Paidi sebagai pemborong pelaksana proyek.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pemborong dilaksanakan pada Senin (25/5/2026).
Ketua PCM Kenjeran, Ali Fauzi, menyampaikan bahwa pembangunan usaha parkir mobil tersebut merupakan bagian dari upaya memanfaatkan tanah wakaf agar lebih produktif dan memberikan manfaat luas bagi umat.
“Pemanfaatan tanah wakaf sebagai lahan produktif menjadi langkah nyata dalam mendukung keberlangsungan program sosial Muhammadiyah. Selain itu, usaha parkir mobil ini merupakan bagian dari jihad ekonomi, di mana hasilnya akan digunakan sebagai sumber pendanaan biaya pendidikan dan kebutuhan anak-anak asuh panti,” ujarnya.
Ali Fauzi berharap pembangunan usaha tersebut mendapat dukungan dari masyarakat umum, simpatisan, dan warga Muhammadiyah agar segera terwujud.
“Kami mengajak masyarakat, para simpatisan, dan warga Muhammadiyah untuk ikut berdonasi serta memberikan dukungan demi terwujudnya pembangunan ini. Semoga menjadi amal jariyah yang membawa manfaat besar bagi anak-anak asuh LKSA Muhammadiyah Kenjeran,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LKSA Muhammadiyah Kenjeran, Wasyib Tirtanang, menjelaskan bahwa tanah hibah dari almarhumah Ibu Mardiah akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan usaha yang hasilnya dikembalikan kepada para santri dan anak asuh LKSA.
“Tanah ini merupakan hibah dari almarhumah Ibu Mardiah yang kami manfaatkan untuk pengembangan usaha lahan sewa parkir guna menunjang dan mendukung pendidikan santri LKSA Muhammadiyah Kenjeran. Semoga almarhumah mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses pembangunan dan pengembangan usaha masih membutuhkan dukungan dari para donatur.
“Tentunya kami juga membutuhkan support para donatur. Jika memiliki kelebihan rezeki dan harta, kami berharap dapat ikut menyumbangkan demi kelancaran proses pengembangan dan pembangunan usaha ini,” pungkasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments