Peluncuran Pos Bantuan Hukum (Posbakum) mewarnai peringatan Milad ke-109 Aisyiyah Gresik yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik pada Ahad (24/5/2026). Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik karena dinilai dapat memperkuat pelayanan sosial dan pendampingan hukum bagi masyarakat.
Mewakili Bupati Gresik yang berhalangan hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Rachman, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Aisyiyah Gresik dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
“Semoga ke depan tambah manfaatnya ke masyarakat, tambah maksimal,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Achmad Washil menjelaskan bahwa tema Milad ke-109 Aisyiyah berkaitan dengan penguatan dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan perdamaian di tengah masyarakat.
“Milad ke-109 ini yaitu memperkokoh dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan perdamaian. Kalau kita bicara dakwah kemanusiaan, artinya bukan hanya fisik saja ya, tapi kita bicara banyak hal terkait dengan konsep-konsep untuk pelayanan sosial, untuk pendampingan kemasyarakatan, kemudian pendidikan keluarga, pembelajaran moral generasi muda, dan kepedulian kepada komunitas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu bentuk pelayanan sosial yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak adalah peluncuran Pos Bantuan Hukum (Posbakum).
“Alhamdulillah untuk Kabupaten Gresik, untuk Aisyiyah sudah berproses semua. Salah satunya yang cukup membanggakan adalah terkait dengan Posbakum,” ucapnya.
Menurutnya, Posbakum memiliki fungsi untuk membantu masyarakat memperoleh layanan konsultasi hukum secara lebih mudah dan cepat di tingkat desa.
“Jadi apabila ada hal yang berkaitan dengan hukum, apakah perdata atau pidana, ini bisa diproses di Posbakum di tingkat desa,” jelasnya.
Selain memberikan layanan konsultasi hukum, Posbakum juga diharapkan dapat membantu penyelesaian persoalan melalui mediasi dan musyawarah sehingga permasalahan tidak selalu berlanjut hingga ke pengadilan.
“Nah ini kita harapkan dengan konsep-konsep seperti itu di Posbakum di tingkat desa, itu juga akan membawa kemanfaatan,” ujarnya.
Achmad Washil juga menjelaskan bahwa keberadaan Posbakum dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memberikan perlindungan bagi perempuan, anak, dan masyarakat kurang mampu.
“Jadi Posbakum yang di-launching Aisyiyah, kita harapkan bisa sinergi positif dengan Posbakum di tingkat desa atau kelurahan yang akan bisa kita maksimalkan,” tuturnya.
Peluncuran Posbakum tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-109 Aisyiyah Gresik yang mengangkat semangat dakwah kemanusiaan dan penguatan pelayanan sosial di tengah masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments