Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Banggakan Dunia Pendidikan, Guru SMK Muhammadiyah 8 Siliragung Terima Penghargaan Bupati Banyuwangi di Koinwangi 2026

Iklan Landscape Smamda
Banggakan Dunia Pendidikan, Guru SMK Muhammadiyah 8 Siliragung Terima Penghargaan Bupati Banyuwangi di Koinwangi 2026
Banggakan Dunia Pendidikan, Guru SMK Muhammadiyah 8 Siliragung Terima Penghargaan Bupati Banyuwangi di Koinwangi 2026. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Guru SMK Muhammadiyah 8 Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur, Zahrotul Janah, S.Kom., M.M., berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara 5 Kategori Non Digital–Implementasi pada Kompetisi Inovasi Banyuwangi (Koinwangi) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banyuwangi.

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi Optimalisasi Sirkular Inovasi Ekonomi Hijau Buah Naga Banyuwangi (Osing Naga) yang mengusung konsep ekonomi sirkular berbasis keadilan ekologis, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas iman (18/07/2026).

Sebagai guru yang dikenal selalu antusias mengikuti berbagai kompetisi inovasi, Zahrotul memandang setiap ajang perlombaan bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan sebagai ruang belajar untuk mengembangkan gagasan, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari dedikasinya sebagai pendidik yang terus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak.

Perjalanan mengikuti Koinwangi 2026 berawal dari ajakan Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi, Bambang Sulistio, S.ST.Pi., M.M.

Beliau mengajak dan memotivasi guru-guru SMK di Banyuwangi agar berani mengikuti Koinwangi.

Tidak berhenti pada ajakan, beliau juga membentuk grup pendampingan khusus sebagai wadah berbagi informasi, saling memberikan masukan, serta menyemangati para peserta hingga proses pengunggahan dokumen kompetisi selesai.

Usai pengumuman pemenang, Bambang Sulistio menyampaikan apresiasinya kepada Zahrotul Janah.

Alhamdulillah, selamat Bu Zahro yang sudah sampai di tahapan ini. Semoga menginspirasi teman-teman lainnya. Saya ikut bangga, boleh ya.”

Bagi Zahrotul, dukungan tersebut menjadi energi positif yang membuktikan bahwa budaya inovasi akan tumbuh ketika para pendidik saling menguatkan dan mendampingi.

Kompetisi Koinwangi sendiri merupakan agenda tahunan Bappeda Kabupaten Banyuwangi yang bertujuan menumbuhkan inovasi baru sekaligus meningkatkan kualitas inovasi pelayanan publik.

SMPM 5 Pucang SBY

Setelah melewati seleksi administrasi dan paparan di hadapan dewan juri pada Tahap II, Osing Naga berhasil ditetapkan sebagai Juara 5 Kategori Non Digital-Implementasi.

Piagam penghargaan dari Bupati Banyuwangi diserahkan secara langsung oleh Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, S.KM., M.Si., pada 18 Juli 2026 di Hotel Aston Banyuwangi dalam rangkaian Launching OASIS Wangi yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Osing Naga lahir dari kepedulian terhadap persoalan oversupply buah naga di Banyuwangi. Inovasi ini mengembangkan model ekonomi sirkular melalui edukasi ekologi, pengolahan limbah kulit buah naga menjadi produk bernilai tambah, penguatan UMKM desa, hingga pemberdayaan perempuan, pemuda, dan masyarakat lintas agama.

Keunikan inovasi ini terletak pada integrasi keadilan ekologis, ecofeminisme, inklusi sosial, dan kolaborasi lintas iman sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Dalam implementasinya, Osing Naga telah melahirkan berbagai program seperti Kelas Siklus Hidup Buah Naga, Pelatihan Selai Kulit Buah Naga, Dialog Inkubasi Ecosociopreneur, Kick Off Inkubasi Bisnis, Festival Osing Naga, hingga Launching Komik Edukasi Buah Naga sebagai media literasi lingkungan.

Atas capaian tersebut, Zahrotul Janah menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjalanan inovasi ini.

Alhamdulillah, penghargaan ini bukanlah hasil kerja saya seorang diri. Terima kasih kepada Bapak Bambang Sulistio, S.ST.Pi., M.M. yang sejak awal mendorong guru-guru SMK Banyuwangi untuk berani berinovasi dan mengikuti Koinwangi. Terima kasih juga kepada keluarga besar Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah yang telah menjadi bagian penting dalam proses lahir, tumbuh, hingga berkembangnya Osing Naga. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh mitra kolaborasi yang percaya bahwa inovasi terbaik adalah inovasi yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan, dan mengangkat potensi lokal Banyuwangi.”

Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi dapat lahir dari ruang kelas, tumbuh bersama masyarakat, dan memberikan dampak nyata bagi daerah.

Keberhasilan Zahrotul Janah di Koinwangi 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi para guru, pelajar, dan masyarakat Banyuwangi untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan daerah.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 19/07/2026 21:50
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu