Sebanyak 135 siswa kelas I hingga VI Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 13 Sendangagung, Paciran, Lamongan, mengikuti lomba cendok kelereng, Kamis (20/8/2026). Perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.
Para siswa tampak serius mengikuti perlombaan. Dengan sendok yang dijepit di mulut, mereka membawa kelereng menuju garis yang telah ditentukan sambil menjaga agar kelereng tidak jatuh.
Lomba sederhana tersebut menuntut peserta untuk memadukan ketelitian, keseimbangan, dan kecepatan. Satu kesalahan kecil dapat membuat peserta harus mengulangi perlombaan dari awal.
Panitia menetapkan lintasan sepanjang lima meter yang harus ditempuh peserta, kemudian kembali lagi menuju garis start.
Peserta dituntut menjadi yang paling cepat mencapai garis akhir dengan satu syarat utama, yakni kelereng tetap berada di atas sendok sepanjang perjalanan.
Salah satu panitia lomba, Fachruddin, mengatakan konsentrasi dan keseimbangan menjadi kunci dalam permainan tersebut.
“Konsentrasi dan keseimbangan itu kuncinya. Anak-anak belajar sabar dan tidak tergesa-gesa,” ujarnya.
Kegiatan ini pun tidak hanya menghadirkan suasana kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi para siswa untuk melatih ketelitian dan kemampuan menjaga keseimbangan.
Suasana halaman madrasah semakin ramai dengan dukungan para guru. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MIM 13 Sendangagung, A. Nurhadi, S.H., S.Pd., turut berada di pinggir lapangan untuk mengatur barisan, memberikan aba-aba, dan menyemangati para peserta.
Sorak-sorai dan tawa siswa terdengar sepanjang perlombaan. Semangat peringatan kemerdekaan juga terasa di lingkungan madrasah yang dihiasi banner bertuliskan “Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia – MI Muhammadiyah 13 Sendangagung”.
Lomba cendok kelereng menjadi salah satu cara MIM 13 Sendangagung mengajak siswa merayakan HUT ke-81 RI melalui kegiatan yang melatih fokus, motorik halus, sportivitas, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.





0 Tanggapan
Empty Comments