Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Umsura Dorong Dosen Muda Hasilkan Riset Kompetitif dan Berdampak

Iklan Landscape Smamda
Umsura Dorong Dosen Muda Hasilkan Riset Kompetitif dan Berdampak
(ki-ka) Dr. Radius Setiyawan, Prof. Mundakir, Prof. Heri Kuswanto, dan Dr. Endah Hendarwati. Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO
pwmu.co -

Kemampuan menulis proposal hibah menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat budaya riset di perguruan tinggi. Karena itu, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menjadi tuan rumah Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi Tahun 2026, Kamis (10/9/2026).

Workshop ini diselenggarakan bersama Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Pesertanya berasal dari kalangan dosen muda dan dosen vokasi dari berbagai perguruan tinggi.

Bagi Umsura, kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan teknis menyusun proposal. Forum ini diarahkan untuk membangun kapasitas peneliti muda agar mampu mengembangkan gagasan penelitian yang kompetitif, inovatif, relevan, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan penguatan kapasitas dosen dalam penelitian merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas perguruan tinggi.

“Workshop ini bukan hanya tentang bagaimana menulis proposal hibah yang baik, tetapi juga tentang bagaimana membangun keberanian akademik untuk menghadirkan gagasan penelitian yang inovatif, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Prof. Mundakir, dosen muda dan dosen vokasi perlu didorong tidak hanya untuk memenuhi tuntutan akademik melalui penelitian. Lebih dari itu, penelitian harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat serta tantangan pembangunan nasional.

Karena itu, kemampuan menghasilkan proposal yang baik harus berjalan beriringan dengan kemampuan menemukan persoalan, merumuskan gagasan, membangun kolaborasi, dan menghasilkan inovasi.

“Kami berharap momentum ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk semakin produktif melakukan penelitian, membangun kolaborasi, dan menghasilkan karya akademik yang mampu memberikan manfaat luas bagi Indonesia,” katanya.

Umsura Dorong Dosen Muda Hasilkan Riset Kompetitif dan Berdampak
Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO

Dari Ide hingga Proposal Berdaya Saing

Kehadiran Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kemendiktisaintek RI memberikan penguatan pada sisi substansi dan strategi penyusunan proposal hibah nasional.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pendampingan untuk memahami tahapan penyusunan proposal, mulai dari pengembangan ide penelitian hingga merumuskan proposal yang memiliki daya saing.

SMPM 5 Pucang SBY

Pada agenda penutupan, hadir Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kemendiktisaintek RI Prof. Dr.rer.pol. Heri Kuswanto, S.Si., M.Si.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan Umsura, di antaranya Wakil Rektor II dan Wakil Rektor IV.

Mundakir menilai peningkatan kualitas riset membutuhkan ekosistem yang memungkinkan dosen terus belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan gagasan.

“Karena itu, Umsura berkomitmen memperluas jejaring kerja sama penelitian sekaligus meningkatkan kompetensi dosen,” ujarnya.

Kata dia, penguatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan memperoleh hibah, tetapi berlanjut pada lahirnya penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat lebih luas.

Melalui workshop ini, Umsura juga menempatkan dosen muda dan dosen vokasi sebagai bagian penting dalam regenerasi peneliti.

“Kami berharap mereka mampu menjadi penggerak budaya riset di lingkungan perguruan tinggi,” teas Mundakir.

Dengan demikian, keberhasilan penelitian tidak hanya diukur dari proposal yang lolos pendanaan. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana riset tersebut menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan solusi yang dapat digunakan untuk menjawab persoalan masyarakat dan pembangunan Indonesia. (^)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 11/09/2026 08:44
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu