Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Lompat, Rakit, Hitung! Serunya Murid SD Mumtaz Berburu Bangun Ruang

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Lompat, Rakit, Hitung! Serunya Murid SD Mumtaz Berburu Bangun Ruang
Kreatif Merakit Kubus dan Balok, Murid SD MUMTAZ Belajar Matematika dengan Seru (Arza Rinda/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pembelajaran matematika di SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) berlangsung dengan cara yang menyenangkan, Rabu (14/10/2026). Murid kelas II diajak mengenal bangun datar dan bangun ruang melalui rangkaian aktivitas yang memadukan gerak, lagu, kreativitas, dan kerja sama kelompok.

Kegiatan diawali dengan permainan melompati pola bangun datar. Sambil menyanyikan lagu, murid melangkah dan melompat mengikuti bentuk-bentuk yang tersedia. Aktivitas ini membuat suasana belajar lebih hidup sekaligus mengajak murid mengenali bentuk geometri melalui pengalaman langsung.

Setelah menyelesaikan permainan, tantangan berikutnya menanti. Murid menggunakan sedotan dan plastisin untuk merakit model bangun ruang berupa kubus dan balok. Sedotan disusun sebagai rusuk, sedangkan plastisin digunakan untuk menghubungkan ujung-ujung sedotan hingga membentuk titik sudut.

Kegiatan tersebut dilakukan secara berkelompok. Murid saling berdiskusi, membagi tugas, dan membantu teman menyelesaikan model yang dibuat. Proses merakit tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar bekerja sama dan memecahkan masalah sederhana.

Keseruan berlanjut ketika setiap kelompok mengamati hasil rakitannya. Murid diajak mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang, mulai dari jumlah sisi, rusuk, hingga titik sudut pada kubus dan balok. Dengan melihat dan memegang model secara langsung, mereka dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan benda konkret di hadapan mereka.

Bagi Afnan, salah seorang murid kelas II yang mengikuti kegiatan tersebut, pembelajaran matematika kali ini menjadi pengalaman yang menyenangkan, meskipun ia sempat menghadapi kesulitan saat merakit bangun ruang.

“Permainan ini sangat seru, walaupun di tengah jalan aku kesulitan menyatukan sedotan dengan plastisin,” ungkap Afnan.

Pengalaman Afnan menunjukkan bahwa belajar melalui praktik langsung juga menghadirkan tantangan tersendiri. Kesulitan menyatukan sedotan dan plastisin menjadi bagian dari proses belajar yang mendorong murid untuk terus mencoba dan mencari cara agar model bangun ruang dapat terbentuk dengan baik.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Pembelajaran Siswa

Wali kelas II, Bu Avina Rizka, turut mendampingi murid selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Melalui aktivitas bermain, merakit, dan berdiskusi, murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal konsep bangun ruang secara lebih konkret. Kegiatan ini juga memberi ruang bagi murid untuk belajar bekerja sama, berani mencoba, dan menemukan solusi ketika menghadapi kesulitan.

Melalui kegiatan ini, matematika tidak hanya dipelajari melalui penjelasan guru atau gambar di buku. Murid memperoleh kesempatan untuk bergerak, mencoba, mengamati, dan menemukan konsep melalui aktivitas yang mereka lakukan sendiri.

Pembelajaran tersebut juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan keterampilan sosial. Ketika bekerja dalam kelompok, mereka belajar mendengarkan pendapat teman, berbagi tugas, dan menyelesaikan tantangan bersama.

Kegiatan belajar matematika di SD MUMTAZ ini menjadi salah satu contoh pembelajaran aktif dan kreatif dalam mengenalkan konsep geometri kepada murid sekolah dasar. Melalui perpaduan permainan, media konkret, dan kolaborasi, murid mendapatkan pengalaman untuk memahami karakteristik kubus dan balok, termasuk sisi, rusuk, dan titik sudutnya.

Dari lompatan sederhana hingga merakit bangun ruang, setiap aktivitas menjadi bagian dari perjalanan murid dalam menemukan bahwa matematika bukan sekadar angka dan rumus, melainkan juga petualangan yang menyenangkan, penuh kreativitas, dan sarat pengalaman bermakna. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 15/10/2026 19:46
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu