Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lulus Ujian Berkat Kekuatan Iman dan Sabar

Iklan Landscape Smamda
Lulus Ujian Berkat Kekuatan Iman dan Sabar
Ketua LDK PDM Kota Blitar, drh Sri Widodo dalam Kajian Ba'da Dhuhur di Masjid Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Blitar, Kamis (10/9/2026). (Darmo Putra/PWMU.CO).
pwmu.co -

Lulus Ujian berkat Kekuatan Keimanan dan Kesabaran adalah kisah Nabi Ayyub AS dengan ujian berat. Harta bendanya lenyap, putra-putranya meninggal dunia dan diberikan sakit yang menjijikkan.

Kisah tersebut menjadi tema yang diangkat oleh Ketua Lembaga Dakwah komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar, drh Sri Widodo dalam Kajian Ba’da Dhuhur, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut bertempat di masjid Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Blitar dan diikuti sekitar 100 jama’ah yang terdiri dari Anak Didik Lapas (Adikpas), dan pegawai dan karyawan LPKA Blitar.

Kesabaran ala Nabi Ayyub

Sri Widodo mengawali kajiannya dengan menjelaskan kondisi awal Nabi Ayyub AS.

“Nabi Ayyub AS sebelum diuji merupakan orang yang kaya raya, kebun luas, hewan ternak banyak dan hasil panennya berlimpah, keluarga bahagia, menjalankan ibadah kepada Allah, peduli, suka memberi kepada sesama” terangnya.

Menurutnya, Nabi Ayyub selalu menjalankan ibadah kepada Allah dan senang bersedekah. Bahkan setiap hari menyiapkan meja makan untuk orang miskin maka harta bendanya menjadi berkah dan kekayaan menjadi berlimpah.

Kemudian, setan minta kepada Allah untuk menguji Nabi Ayyub AS. Hari pertama hewan ternak mati semua, kebun-kebun dan semua kekayaan hangus tidak tersisa sedikit pun, tetapi Nabi Ayyub tetap beribadah, bersyukur dan bersabar.

“Kemudian 12 Putranya meninggal dunia karena waktu makan rumahnya roboh. Nabi Ayyub tetap beribadah bersyukur dan bersabar. Dan ujian yang terakhir Nabi Ayyub diberikan penyakit kulit yang sangat parah dan berbau” kisahnya.

Kendati menerima ujian bertubi-tubi, Nabi Ayyub tetap beribadah dan bersabar. Bahkan ketika istrinya meminta cerai hanya satu yang setia, yaitu Siti Rahmah. Tidak berhenti di situ, masyarakat pergi menjauh dan mengusirnya dari kampung halamannya.

Untuk memenuhi kebutuhan istri Nabi Ayyub bekerja sebagai pembantu, karena ketahuan dan dipecat takut kalau ketularan penyakitnya Nabi Ayyub . Siti Rahmah sampai menjual rambutnya untuk membeli makanan, setelah Nabi Ayyub diberitahu marah.

Kemarahan Nabi Ayyub kepada Istrinya juga disebabkan karena membawa setan untuk mengobati penyakitnya sehingga sampai bersumpah: ” Bila aku sembuh kamu mau saya pukul 100 kali”. Istri nabi Ayyub pergi meninggal nabi Ayyub .

Doa Nabi Ayyub

Di tengah ujiannya tersebut, Nabi Ayyub berdoa yang sebagaimana termaktub dalam QS Al Anbiya ayat 38.

SMPM 5 Pucang SBY

“Dan (ingatlah kisah) Ayyub , ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku) sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan yang maha penyayang dari semua yang penyayang”.

Doa Nabi Ayyub dikabulkan oleh Allah seperti dalam QS Shod (38): 42 yang artinya: “(Allah berfirman), “Hentakanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum”.

Kemudian Nabi Ayyub mandi dan minum sehingga sembuh dari penyakitnya tambah gagah dan tampan. Berkat kekuatan Keimanan dan Kesabaran Nabi Ayyub, Allah SWT menggembalikan kekayaan dan putra -putranya ” ujar Pak Widodo.

Hal ini, lanjut Sri, dijelaskan pula dalam QS Al Anbiya ayat 84.

“Maka Kami kabulkan (doa)nya lalu Kami lenyapkan penyakitnya yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan jumlah mereka sebagai suatu Rahmat dari Kami dan untuk menjadi pengingat bagi semua yang menyembah kepada Kami”.

Dewi Rahmah kembali ke Nabi Ayyub , dan untuk menjalankan sumpahnya Nabi Ayyub memukul Siti Rahmah dengan 100 rumput yang diikat.

Ketua LDK PDM Kota Blitar yang lebih dikenal dengan nama Pak Widodo menutup ceramahnya dengan berpesan kepada Adikpas.

“Tetap beriman dan bersabar di LPKA dengan meningkatkan ibadah. Sholat, baca Al Qur’an, ngaji, istighfar dan ibadah lainnya” pesan Sri.

“Niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari segala masalah dan memberikan rejeki dari arah tak diduga, bisa menjadi anak sholeh taat beribadah, berbakti kepada orang tua dan sukses dunia akhirat” pungkasnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 12/09/2026 00:56
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu