Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dari Jurusan Manajemen melakukan pendampingan digitalisasi kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut berfokus pada pembuatan QRIS dan pencantuman lokasi usaha pada Google Maps.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga mahasiswa Jurusan Manajemen, yaitu Muhammad Zaki Novansyah Darmawan, Muhammad Bahauddin Ferdiansyah, dan Muhammad Tegar. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam membantu pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usaha.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM mengenai penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran digital. Dengan adanya QRIS, konsumen dapat melakukan transaksi secara lebih mudah dan praktis menggunakan pembayaran digital.
Selain pembuatan QRIS, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM dalam mencantumkan lokasi usaha pada Google Maps. Langkah ini dilakukan agar keberadaan usaha lebih mudah ditemukan oleh masyarakat dan calon konsumen melalui pencarian digital.
Pendampingan dilakukan secara langsung dengan memberikan penjelasan mengenai manfaat QRIS dan Google Maps serta membantu proses penggunaannya. Mahasiswa menyesuaikan pendampingan dengan kemampuan pelaku UMKM agar fasilitas digital yang diperkenalkan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara berkelanjutan
Salah satu pelaku UMKM, Hanafi, menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan mahasiswa membantu dirinya memahami pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
“Dengan adanya pendampingan ini, saya menjadi lebih memahami manfaat QRIS dan pencantuman lokasi usaha untuk memudahkan pelanggan,” ujarnya.
Mahasiswa Jurusan Manajemen menjelaskan bahwa pemanfaatan QRIS dan Google Maps merupakan bentuk digitalisasi sederhana yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM. QRIS dapat mendukung kemudahan transaksi, sedangkan pencantuman lokasi usaha dapat membantu konsumen menemukan tempat usaha dengan lebih mudah.
Melalui program kerja ini, mahasiswa berharap pelaku UMKM di Desa Brayublandong dapat terus memanfaatkan fasilitas digital yang telah didampingi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan pelayanan kepada konsumen, memperluas jangkauan usaha, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments