Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PSHW Ponorogo Cetak Sejarah, Juara Grup I Soeratin U-17 2026

Iklan Landscape Smamda
PSHW Ponorogo Cetak Sejarah, Juara Grup I Soeratin U-17 2026
Pelamian, pelatih, dan offisial PSHW Ponorogo. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW) Ponorogo mencetak sejarah baru di ajang Soeratin U-17 Piala Gubernur Jawa Timur 2026. Klub milik Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo itu berhasil keluar sebagai juara Grup I setelah menyelesaikan tiga pertandingan dengan koleksi enam poin.

Pencapaian tersebut menjadi catatan penting bagi PSHW Ponorogo karena untuk pertama kalinya mereka berhasil mengunci posisi puncak grup dalam kompetisi tersebut.

Lebih menarik lagi, perjalanan PSHW Ponorogo menuju puncak Grup I diwarnai pertemuan dengan sesama klub sepak bola milik Muhammadiyah, yakni Hizbul Wathan Football Club (HWFC) Jawa Timur. PSHW Ponorogo merupakan klub yang berada di bawah PDM Ponorogo, sedangkan HWFC merupakan klub yang dibentuk oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Duel dua klub Muhammadiyah itu berlangsung dalam atmosfer persaingan yang ketat. Namun, di lapangan keduanya tetap tampil sebagai kompetitor yang sama-sama berupaya mengamankan tiket ke babak berikutnya.

PSHW Ponorogo akhirnya finis di posisi pertama dengan enam poin dari tiga pertandingan, hasil dua kemenangan dan satu kekalahan. Pasuruan United dan PSSS Situbondo berada di posisi berikutnya dengan masing-masing empat poin. Sedangkan HWFC Jawa Timur menempati posisi keempat dengan dua poin.

Bagi PSHW Ponorogo, capaian ini bukan sekadar soal klasemen. Juara Grup I menjadi penanda bahwa pembinaan sepak bola usia muda di Ponorogo mulai menghasilkan prestasi yang patut diperhitungkan di tingkat Jawa Timur.

PSHW Ponorogo Cetak Sejarah, Juara Grup I Soeratin U-17 2026
Pemain PSHW Ponorogo yang berlaga di Piala Soeratin U-17. Foto: Istimewa

Ditangani Mantan Pemain Timnas

Keberhasilan PSHW Ponorogo tidak lepas dari tangan dingin pelatih Aris Budi Prasetyo, mantan pemain tim nasional Indonesia yang pernah memperkuat sejumlah klub besar Tanah Air.

Aris, yang lahir pada 22 Oktober 1975, memiliki pengalaman panjang di sepak bola profesional. Ia pernah memperkuat PKT Bontang, Petrokimia Putra, Arema, hingga Persik Kediri. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Copa Indonesia 2006.

Pengalaman panjang di sepak bola profesional menjadi modal penting Aris dalam membangun karakter permainan PSHW Ponorogo. Namun, menurutnya, capaian sebagai juara grup belum menjadi alasan untuk berpuas diri.

Aris menilai perjalanan PSHW Ponorogo masih panjang. Memasuki fase gugur, setiap pertandingan akan menghadirkan tekanan dan tantangan yang berbeda karena kesalahan kecil dapat langsung mengakhiri perjalanan tim.

“Karena itu, kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para pemain muda PSHW Ponorogo dapat menjaga konsentrasi dan tampil maksimal pada babak berikutnya,” katanya kepada PWMU.CO, Selasa (25/8/2026).

Dukungan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kebutuhan teknis pertandingan, tetapi juga menyangkut kesiapan mental pemain, pembinaan, fasilitas latihan, serta suasana tim yang kondusif.

“Anak-anak harus tetap fokus karena pertandingan berikutnya adalah pertandingan penting. Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar mereka bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk PSHW Ponorogo,” ujar Aris.

Suli Da’im: Hasil Kerja Bersama

Presiden PSHW Ponorogo Dr. H. Suli Da’im, MM menyambut pencapaian tersebut dengan rasa syukur dan bangga.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara Grup I tidak lahir dari kerja satu atau dua orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen klub.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas capaian PSHW Ponorogo. Ini merupakan hasil kerja keras bersama,” kata Suli Da’im yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur itu.

Dia menyebut kontribusi pelatih, asisten pelatih, pemain, manajemen, orang tua, serta para pendukung memiliki peran penting dalam perjalanan PSHW Ponorogo di kompetisi Soeratin U-17 Piala Gubernur Jawa Timur 2026.

Menurut Suli, keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya konsistensi dalam pembinaan pemain usia muda.

“Yang paling penting bukan hanya hasil pertandingan, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, mental bertanding, disiplin, dan kesempatan untuk berkembang melalui kompetisi,” ujarnya.

Suli berharap pencapaian sebagai juara grup menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan sepak bola di Ponorogo. Ia juga berharap semakin banyak talenta muda yang mendapatkan ruang untuk berkembang dan kelak mampu menembus level sepak bola yang lebih tinggi.

PSHW Ponorogo Cetak Sejarah, Juara Grup I Soeratin U-17 2026
Aris Budi Prasetyo (dua dari kiri) bersama asisten pelatih PSHW Ponorogo. Foto: Istimewa

Tantangan Babak 32 Besar

Setelah mengunci posisi sebagai juara Grup I, PSHW Ponorogo kini harus segera mengalihkan fokus ke babak 32 besar dengan sistem gugur.

Pada fase ini, tidak ada lagi ruang untuk kesalahan karena kekalahan akan langsung mengakhiri langkah tim.

PSHW Ponorogo dijadwalkan menghadapi Elkisi FC pada babak 32 besar yang akan berlangsung di Stadion Plumbon, Pandaan.

Pertandingan tersebut menjadi ujian berikutnya bagi skuad asuhan Aris Budi Prasetyo. Status sebagai juara grup memang memberikan modal kepercayaan diri, tetapi fase gugur menuntut kesiapan yang lebih tinggi.

Bagi PSHW Ponorogo, perjalanan di Soeratin U-17 Piala Gubernur Jawa Timur 2026 kini memasuki babak yang lebih menentukan. Sejarah sebagai juara Grup I telah ditorehkan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa capaian tersebut bukan sekadar prestasi sesaat, melainkan awal dari perjalanan yang lebih jauh.

Frasa kunci SEO: PSHW Ponorogo, PSHW Ponorogo juara Grup I, Soeratin U-17 Piala Gubernur Jatim 2026, Piala Gubernur Jatim U-17, Hizbul Wathan Ponorogo, PSHW Ponorogo vs HWFC, babak 32 besar Soeratin U-17

Meta description: PSHW Ponorogo mencetak sejarah sebagai juara Grup I Soeratin U-17 Piala Gubernur Jatim 2026 dan bersiap menghadapi Elkisi FC di babak 32 besar. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu