Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN Umsida Sulap Karya Siswa Jadi Lampion di Desa Pohjejer

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN Umsida Sulap Karya Siswa Jadi Lampion di Desa Pohjejer
Pemasangan Lampion Oleh Mahasiswa KKN Kelompok 49 Umsida di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (25/8/2026). (Angel/PWMU.CO).
pwmu.co -

Hasil karya anak-anak dapat menjadi lebih bermakna ketika tidak hanya disimpan, tetapi juga dimanfaatkan dan diapresiasi.

Hal tersebut dilakukan Kelompok 49 Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dengan memasang lampion hasil karya siswa di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (25/8/2026).

Pemasangan lampion merupakan tindak lanjut dari kegiatan pembuatan lampion bersama siswa dalam program kerja bidang pendidikan Kelompok 49.

Lampion yang telah selesai dibuat kemudian dimanfaatkan sebagai hiasan sehingga karya siswa dapat dilihat dan dinikmati oleh masyarakat.

Manfaatkan Hasil Karya Siswa

Mahasiswa KKN memasang lampion pada area yang telah ditentukan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa agar hasil kreativitas siswa tidak berhenti setelah kegiatan pembelajaran selesai.

Dengan pemasangan tersebut, lampion tidak hanya menjadi hasil karya dari kegiatan pendidikan, tetapi juga memiliki fungsi sebagai dekorasi lingkungan desa.

Penanggung jawab program, Dimas, mengatakan pemasangan lampion dilakukan agar karya yang dibuat siswa dapat dimanfaatkan sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka.

“Lampion ini kami pasang supaya hasil karya anak-anak nggak cuma selesai waktu kegiatan saja, tapi juga bisa dipakai dan dilihat orang lain” terangnya.

“Kami juga ingin anak-anak merasa senang karena hasil karyanya dihargai, jadi mereka bisa lebih semangat lagi untuk berkarya dan berkreasi” ujar Dimas.

Menurutnya, pemanfaatan hasil karya tersebut diharapkan memberikan pengalaman kepada siswa bahwa kreativitas yang mereka hasilkan dapat memiliki manfaat dan diapresiasi oleh lingkungan sekitar.

SMPM 5 Pucang SBY

Lingkungan Desa Jadi Lebih Hidup

Pemasangan lampion juga mendapat respons positif dari pihak desa. Kepala Dusun, Imanuari, menilai keberadaan lampion membuat lingkungan desa terlihat lebih menarik sekaligus memberikan ruang bagi karya anak-anak untuk dimanfaatkan.

“Menurut saya bagus, ya. Selain jadi lebih enak dilihat, hasil karya anak-anak juga jadi bisa dimanfaatkan. Jadi lampionnya nggak cuma dibuat terus selesai, tapi bisa dipasang dan dinikmati bersama” ungkap Imanuari.

Respons serupa disampaikan warga, Adibah. Menurutnya, pemasangan lampion membuat suasana di lingkungan sekitar menjadi lebih hidup.

“Bagus sih, jadi kelihatan lebih ramai dan nggak sepi. Apalagi yang bikin anak-anak, jadi senang juga lihat hasil karya mereka dipasang seperti ini” ujar Adibah.

Melalui pemasangan lampion, Kelompok 49 KKN-P UMSIDA berharap siswa dapat merasa bangga terhadap karya yang telah mereka buat.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk terus berani mencoba, berkreasi, dan menghasilkan karya baru.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk keberlanjutan dari program pendidikan yang telah dilakukan mahasiswa bersama siswa.

Dengan memanfaatkan hasil karya secara langsung, manfaat kegiatan tidak berhenti pada proses pembuatan, tetapi dapat dirasakan oleh masyarakat di lingkungan Desa Pohjejer.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 26/08/2026 14:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu