Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN Umsura Kelompok 22 Blusukan Kenalkan “Si-Patuh” di Desa Banjarkejen

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN Umsura Kelompok 22 Blusukan Kenalkan “Si-Patuh” di Desa Banjarkejen
Blusukan Si-Patuh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Kelompok 22 memberikan layanan pemeriksaan tensi darah secara gratis, Rabu (5/8/2026). (Yuda Esya/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat desa kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) Kelompok 22.

Selama tiga hari berturut-turut, tepatnya Senin-Rabu (3- 5/8/2026), para mahasiswa ini turun langsung menyapa warga Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Mereka berkeliling dari rumah ke rumah (door-to-door) untuk memberikan layanan pemeriksaan tensi darah secara gratis.

Si-Patuh

Tidak hanya sekadar mengecek tekanan darah, kehadiran mahasiswa di tengah-tengah warga ini juga membawa sebuah program edukasi kesehatan yang sangat penting bernama Si-Patuh. Akronim dari Sistem Pengingat Kepatuhan Minum Obat Harian.

Metode door-to-door alias blusukan ini sengaja dipilih agar mahasiswa bisa berinteraksi lebih dekat dan hangat dengan warga.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang benar mengenai penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sering kali menyerang segala usia.

Melalui program Si-Patuh, mahasiswa KKN memberikan penjelasan tentang betapa bahayanya jika penyakit darah tinggi dibiarkan begitu saja.

Mereka dengan sabar mengingatkan warga, terutama yang memiliki riwayat hipertensi, bahwa kunci utama untuk tetap sehat adalah disiplin meminum obat.

SMPM 5 Pucang SBY

Warga diedukasi agar tidak boleh putus minum obat, harus diminum secara teratur setiap hari, dan takarannya (dosis) harus pas sesuai dengan anjuran dokter.

Terkadang, tak sedikit penderita darah tinggi yang berhenti meminum obatnya hanya karena merasa tubuhnya sedang sehat atau tidak ada keluhan.

Padahal, hal tersebut sangat berbahaya dan bisa memicu masalah kesehatan yang lebih besar di kemudian hari. Lewat sosialisasi inilah, kebiasaan keliru tersebut coba diluruskan oleh para mahasiswa dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini disambut dengan sangat baik oleh warga Desa Banjarkejen.

Selain merasa terbantu karena bisa mengecek kesehatan tanpa harus keluar rumah, warga juga menjadi lebih sadar dan melek akan pentingnya menjaga rutinitas minum obat agar tubuh selalu bugar dan terhindar dari risiko penyakit penyerta.

“Ke depannya, diharapkan kesadaran warga Desa Banjarkejen akan pentingnya mematuhi jadwal minum obat semakin meningkat, sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa dapat terus terjaga” tutup Ketua kelompok 22 KKN Umsura, Adji.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/08/2026 14:43
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu