Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) berkolaborasi dengan kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Pos 5 Teratai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (22/7/2026). Selain mendukung kelancaran pelayanan, kegiatan tersebut juga menemukan cukup banyak peserta memiliki kadar asam urat di atas batas normal.
Pelayanan kesehatan yang digelar di rumah Kepala Desa Sidowungu itu merupakan agenda rutin bulanan Posyandu ILP Pos 5 Teratai. Kegiatan berlangsung lancar berkat sinergi antara kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta mahasiswa KKN Umsura.
Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan. Seluruh peserta menjalani proses registrasi sebelum diarahkan menuju meja pelayanan sesuai kebutuhan. Koordinasi yang baik antarkader, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KKN membuat pelayanan berlangsung tertib dan nyaman.
Posyandu ILP Pos 5 Teratai bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar lebih mudah dijangkau sekaligus memantau tumbuh kembang anak sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat juga menjadi bagian dari deteksi dini penyakit tidak menular.
Sebanyak 93 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 42 balita, 42 ibu balita, dan 9 lansia. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kepercayaan warga terhadap pelayanan kesehatan yang rutin diselenggarakan setiap bulan.
Pelayanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan dan pemantauan pertumbuhan balita, pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, pemantauan status gizi, serta pemeriksaan kesehatan dasar bagi lansia. Selain itu, peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular.
Dari hasil pemeriksaan, tenaga kesehatan menemukan cukup banyak peserta memiliki kadar asam urat di atas batas normal. Temuan tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena kadar asam urat yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan apabila tidak ditangani sejak dini.
Sebagai tindak lanjut, tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, memperbanyak minum air putih, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar kondisi tubuh dapat terus dipantau dan memperoleh penanganan sedini mungkin apabila ditemukan kelainan.
Mahasiswa KKN Umsura turut berperan aktif selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan membantu proses administrasi, mengarahkan peserta, serta mendampingi tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pemeriksaan sesuai arahan petugas. Kehadiran mereka membantu memperlancar alur pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih efektif.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama dari kalangan ibu balita dan lansia. Para ibu secara rutin membawa anak untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan, sedangkan para lansia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala.
Salah seorang mahasiswa KKN, Natasya Aulia Putri Dwifa, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada tim kesehatan Posyandu yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk ikut membantu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan kesehatan rutin yang dilaksanakan Posyandu ILP Pos 5 Teratai terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memantau kondisi kesehatannya secara berkala.
Pengurus dan kader Posyandu Pos 5 Teratai juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Umsura atas kontribusinya dalam membantu administrasi, mendampingi peserta, hingga mendukung kelancaran pemeriksaan kesehatan. Kehadiran mahasiswa dinilai membantu kader memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Selain pelayanan kesehatan, peserta, khususnya balita, juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu.
Melalui kolaborasi antara Posyandu ILP Pos 5 Teratai dan mahasiswa KKN Umsura, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin terus meningkat. Pengurus Posyandu juga berharap kualitas pelayanan dan partisipasi masyarakat semakin berkembang sehingga Posyandu Pos 5 Teratai tetap menjadi wadah pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat serta mendukung terwujudnya warga Desa Sidowungu yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments