Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 5 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) melaksanakan observasi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SD Muhammadiyah 8 Surabaya pada Rabu–Kamis (28–29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung proses pembelajaran di kelas sekaligus menggali informasi mengenai pengelolaan dan peningkatan mutu sekolah.
Kelima mahasiswa tersebut adalah Arfad Zaka Oktafian, Rojwa Desendy Falih, Ivan Firman Dwi Prasetya, Dwi Septi Umi Kulsum, dan Aaliyah Safira Hidayat.
Observasi berlangsung selama dua hari dengan fokus kegiatan yang berbeda, mulai dari pengamatan pembelajaran hingga wawancara bersama kepala sekolah mengenai supervisi manajerial dan mutu pendidikan.
Amati Langsung Pembelajaran di Kelas
Pada hari pertama, Rabu (28/10/2026), mahasiswa melaksanakan observasi langsung di kelas V Ar-Razzaq. Kegiatan diawali dengan perkenalan kepada guru mata pelajaran dan para siswa, meliputi nama, asal perguruan tinggi, program studi, serta semester perkuliahan.
Kedatangan mahasiswa disambut dengan baik oleh guru dan siswa. Suasana kelas berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa juga berkesempatan berbincang dan bercanda ringan dengan siswa ketika mereka mengerjakan tugas kelompok.
Saat observasi berlangsung, siswa mengikuti pembelajaran Bahasa Jawa. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan tugas mengenai tembung atau kata dalam Bahasa Jawa.
Para siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran dan berdiskusi bersama kelompok masing-masing, sementara guru memantau serta menilai hasil pekerjaan mereka.
Mahasiswa turut mengamati fasilitas yang menunjang kegiatan belajar, seperti LCD proyektor, pendingin ruangan (AC), rak buku, dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari lingkungan belajar yang membantu menunjang kenyamanan siswa selama pembelajaran berlangsung.
Setelah kegiatan selesai, mahasiswa berpamitan kepada guru dan siswa serta menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan.
Secara keseluruhan, observasi hari pertama berjalan lancar dan memberikan gambaran awal mengenai interaksi guru dan siswa serta pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
Gali Strategi Pengelolaan dan Mutu Sekolah
Pada hari kedua, Kamis (29/10/2026), mahasiswa melanjutkan observasi melalui wawancara langsung bersama Kepala SD Muhammadiyah 8 Surabaya, Siti Jumaliah SSi. Wawancara berlangsung di ruang kepala sekolah dalam suasana terbuka dan kondusif.
Melalui instrumen wawancara bertema Supervisi Manajerial dan Mutu Sekolah, mahasiswa menggali lima aspek utama, yaitu efektivitas monitoring dan pembinaan, penentuan prioritas program sekolah, efektivitas rapat koordinasi, evaluasi pelaksanaan program, serta pengawasan dan peningkatan kinerja pendidik maupun tenaga kependidikan.
Dalam penjelasannya, Siti Jumaliah menyampaikan bahwa pelaksanaan program sekolah berpedoman pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta mempertimbangkan kebutuhan dan prioritas sekolah.
Program yang telah direncanakan diupayakan dapat terlaksana dengan baik, meskipun dalam pelaksanaannya terkadang terdapat kebutuhan tambahan yang memerlukan pertimbangan anggaran.
Salah satu contohnya adalah kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Pada tahun ini, sekolah mengadakan pengajian akbar dengan menghadirkan pembicara dari luar Surabaya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan program sekaligus upaya memperkenalkan sekolah kepada masyarakat.
Namun, jumlah peserta yang hadir belum sesuai dengan harapan. Dari jumlah siswa yang mencapai sekitar 390 orang, tingkat kehadiran dalam kegiatan tersebut diperkirakan sekitar 50 persen. Kondisi ini menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, terutama terkait persiapan dan penyebaran undangan agar kegiatan berikutnya dapat menjangkau lebih banyak peserta.
Kepala sekolah menekankan bahwa evaluasi tidak bertujuan mencari kesalahan, melainkan menjadi sarana pembelajaran untuk memperbaiki pelaksanaan program selanjutnya. Dengan demikian, sekolah dapat mengidentifikasi kendala dan menyusun langkah perbaikan yang lebih tepat.
Sarana Evaluasi Bersama
Selain perencanaan program, koordinasi antara kepala sekolah, staf, guru, dan karyawan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah.
Siti Jumaliah menjelaskan bahwa rapat koordinasi dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan agenda yang dibahas.
Rapat manajerial bersama staf dijadwalkan setiap hari Rabu sekitar pukul 10.00 WIB. Pembahasannya mencakup program sekolah, kegiatan yang akan dilaksanakan, evaluasi kegiatan sebelumnya, serta persiapan agenda penting sekolah.
Sementara itu, rapat bersama guru dan karyawan diupayakan berlangsung minimal satu kali dalam sebulan, biasanya pada hari Sabtu, dengan penyesuaian terhadap agenda sekolah.






0 Tanggapan
Empty Comments