Kegiatan Ngaji Kamis Malam (KAMAL) kembali digelar secara rutin pada Kamis (30/4/2026) ba’da Maghrib hingga Isya di Masjid Al Mujaddid, lingkungan SD Muhammadiyah 1 Candi (SD MICA). Kajian yang berlangsung khidmat ini menghadirkan Dr. Taufikurrohman, M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, dengan tema “Parenting Keluarga: Menuntun Anak Menuju Surga.”
Ketua PRM Sidodadi, Sun’an Juandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta Ngaji KAMAL kali ini berasal dari berbagai kalangan. Di antaranya warga sekitar masjid, wali murid SD MICA, warga PRM Sidodadi dan PRM Jambangan, serta guru dan karyawan SD MICA. Keberagaman ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menuntut ilmu agama sebagai bekal membangun keluarga islami.
Penasehat takmir, Makmur Ridho, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya kajian rutin sebagai sarana memperdalam ilmu agama sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Suasana kebersamaan semakin terasa hangat dengan adanya hidangan sate gule dan rawon yang merupakan sumbangan jamaah. Hal ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam memakmurkan masjid.
Dalam tausiyahnya, Dr. Taufikurrohman menjelaskan bahwa anak memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan orang tua. Anak bisa menjadi perhiasan hidup, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Kahf ayat 46, namun juga dapat menjadi ujian, bahkan berpotensi menjadi “musuh” jika tidak diarahkan dengan baik, sebagaimana diingatkan dalam QS. At-Taghabun ayat 14.
“Di sinilah letak tantangan sekaligus peluang. Anak bisa menjadi jalan menuju surga, tetapi juga bisa menjadi sebab kesengsaraan jika tidak dididik dengan benar,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa anak adalah amanah dari Allah SWT yang harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk membekali anak dengan keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, serta ilmu agama sebagai pedoman hidup. Hal ini sejalan dengan peringatan dalam QS. An-Nisa ayat 9 agar tidak meninggalkan generasi yang lemah.
Dalam kajian tersebut juga disampaikan beberapa hak anak yang menjadi kewajiban orang tua, di antaranya memberikan nama yang baik, mengajarkan Al-Qur’an sejak dini, membiasakan ibadah seperti shalat, serta membimbing anak menuju kehidupan yang terjaga dan penuh keberkahan.
Menariknya, Dr. Taufikurrohman juga mengutip pesan sahabat Ali bin Abi Thalib tentang pentingnya pendidikan yang seimbang, meliputi aspek fisik dan mental, seperti berenang, memanah, dan berkuda, yang masing-masing melatih daya tahan, fokus, serta keberanian.
Sebagai penutup, ia mengingatkan firman Allah dalam QS. At-Tahrim ayat 6 tentang kewajiban menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Ia pun berharap kegiatan Ngaji KAMAL tidak hanya menjadi sarana menimba ilmu, tetapi juga memperkuat ukhuwah antarjamaah.
“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, semoga kajian ini mampu melahirkan keluarga-keluarga yang dapat menuntun anak-anaknya menuju surga,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments