Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammad Saefudin Umar Raih Gelar Doktor Cumlaude, Tegaskan Komitmen Edukasi Deradikalisasi

Iklan Landscape Smamda
Muhammad Saefudin Umar Raih Gelar Doktor Cumlaude, Tegaskan Komitmen Edukasi Deradikalisasi
Muhammad Saefudin Umar saat diwisuda. Foto: Andi Hariyadi
pwmu.co -

Anda mungkin tak pernah membayangkan bahwa perjalanan panjang selama tiga tahun terakhir—yang penuh diskusi, perenungan, dan kerja-kerja dakwah sunyi—akan bermuara pada satu momen bersejarah: pengukuhan gelar doktor dengan predikat cumlaude.

Itulah yang dialami Dr. Muhammad Saefudin Umar. Pada Sabtu (7/2/2026), ia resmi diwisuda sebagai doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Gelar doktor yang diraih merupakan bukti komitmen Saefudin terhadap pentingnya belajar sekaligus mengajarkan, khususnya dalam program deradikalisasi.

Pengalaman masa lalunya, serta komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diwujudkan melalui karya disertasinya yang berjudul “Membaca Ulang Ibnu Taimiyah: Melacak Akar Radikalisme dalam Pemaknaan Jihad di Indonesia.”

Dalam sidang terbuka, dia berhasil mempertahankan disertasinya dengan sangat baik hingga meraih predikat cumlaude, capaian akademik tertinggi.

Dalam bukunya, Dr. Saefudin menjelaskan, konsep jihad menurut Ibnu Taimiyah tidak dapat dipisahkan dari konteks sosiohistoris zamannya.

Jihad dalam perspektif Ibnu Taimiyah bukanlah konsep tunggal, melainkan fleksibel dan memiliki penjelasan yang lebih dapat diterima serta toleran dibandingkan sebagian pemahaman lain yang berkembang.

Dia menambahkan, beragamnya interpretasi makna jihad dapat memengaruhi cara individu atau kelompok memahami dan melaksanakan tindakan, termasuk yang berujung pada kekerasan dan terorisme.

Interpretasi yang keliru sering kali memicu ekstremisme. Karena itu, penting untuk meluruskan makna jihad sesuai ajaran Islam yang hakiki. Jihad seharusnya dipahami sebagai upaya mencapai kebaikan dan keadilan, bukan sebagai legitimasi kekerasan atau terorisme.

Muhammad Saefudin Umar menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar doktor. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari gerakan edukasi dan pencerahan yang lebih luas.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Selama ini kami telah melakukan testimoni dan edukasi. Ke depan, akan kami tingkatkan dengan bersinergi membangun persepsi, interpretasi, dan implementasi yang tepat dan mencerahkan. Kekerasan bukanlah jalan yang benar, justru menghinakan. Karena itu, kami akan terus berupaya memberikan pencerahan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan yang pernah terpapar paham menyimpang tidak ingin ada korban berikutnya. Menyadarkan keyakinan yang telah terdoktrin bukanlah hal mudah. Karena itu, dakwah yang dilakukan diarahkan pada pendekatan yang santun, dialogis, dan terbuka.

“Dakwah mencerahkan membuka ruang dialog yang lebih luas, menumbuhkan kesadaran dan pemahaman yang benar, serta mengubah jalan kekerasan menjadi jalan kesantunan,” lanjutnya.

Saefudin berharap ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI.

Dia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masih maraknya propaganda radikalisme, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Minimnya literasi keagamaan dan intensifnya interaksi di media sosial kerap memudahkan proses rekrutmen dan keterpaparan paham radikal,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan dan menangkal penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Indonesia jangan sampai dirusak oleh paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Mari jaga persatuan, isi kemerdekaan dengan karya, dan bersama-sama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 08/02/2026 22:49
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡