Prestasi membanggakan kembali diraih oleh murid SMA Muhammadiyah Toboali. Viona Amelia, berhasil mengukuhkan posisi sebagai Best Speaker
3 dalam ajang Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat SMA/SMK se-Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah III Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026.
Kompetisi bergengsi yang berlangsung pada Selasa (12/05/2026) ini berlangsung di SMAN 1 Toboali dan teramaikan oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah menengah atas di wilayah Bangka Selatan.
Lebih lanjut, ajang ini bertujuan untuk menyaring talenta-talenta muda dalam kemampuan berpikir kritis (critical thinking) serta kemahiran berkomunikasi menggunakan bahasa internasional.
Dominasi Podium
Sejak babak penyisihan, Viona Amelia sudah menunjukkan dominasi yang kuat di podium. Dengan gaya bahasa yang lugas dan argumentasi yang tajam, ia berhasil memikat hati para juri.
Kompetisi tahun ini mengangkat mosi-mosi yang cukup kompleks. Mulai dari isu transformasi digital di daerah terpencil hingga kebijakan ekonomi yang sedang hangat diperbincangkan di level nasional.
Viona, yang bertindak sebagai salah satu pembicara utama dalam timnya, dinilai unggul dalam aspek matter (materi), manner (gaya penyampaian), dan method (metode debat).
Kemampuannya dalam memberikan interupsi (Point of Information) serta mematahkan argumen lawan dengan data yang valid menjadi nilai tambah yang signifikan.
Keberhasilan Viona tidak datang secara instan. Di balik trofi Best Speaker 3 tersebut, terdapat persiapan intensif selama berbulan-bulan.
Di bawah bimbingan guru pendamping bahasa Inggris, Viona rutin melakukan latihan simulasi debat dan memperdalam wawasan mengenai isu-isu global.
Apresiasi Kepala SMA Muhammadiyah Toboali
Kepala SMA Muhammadiyah Toboali, Supiandi MPd menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian ini.
“Ini adalah bukti bahwa siswa kita mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Gelar Best Speaker 3 yang diraih Viona Amelia diharapkan menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lain untuk terus mengasah kemampuan bahasa Inggris mereka,” ungkapnya.
Dalam sesi wawancara singkat setelah penyerahan penghargaan, Viona Amelia mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa terpilih di antara deretan pendebat hebat lainnya.
“Pencapaian ini saya dedikasikan untuk orang tua dan guru-guru yang selalu mendukung. Bagi saya, debat bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita melihat sebuah isu dari berbagai perspektif dan menyampaikannya secara santun serta logis” tutur Viona dengan raut wajah bahagia.
Pihak Cabdin Wilayah III Bangka Selatan menyatakan bahwa para pemenang dan pembicara terbaik dalam kompetisi ini nantinya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
Hal ini dipersiapkan agar perwakilan Bangka Selatan mampu berbicara banyak di tingkat provinsi hingga nasional pada ajang National Schools Debating Championship (NSDC) mendatang.
Dengan keberhasilan ini, Viona Amelia kini menjadi salah satu aset berharga dalam dunia debat pelajar di Bangka Selatan.
Perjalanannya masih panjang, dan publik menantikan gebrakan selanjutnya dari siswi SMA Muhammadiyah ini di panggung yang lebih luas.





0 Tanggapan
Empty Comments