Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Menganti memaparkan lima program unggulan dalam Pertemuan Periodik XI Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah PDM Gresik, Ahad (24/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-109 Aisyiyah sekaligus ajang berbagi praktik baik antarcabang di Kabupaten Gresik.
Ketua PCA Menganti, Mujahadah, menyampaikan bahwa program-program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.
PCA Menganti membawahi enam ranting, yakni PRA Sidowungu, PRA Setro, PRA Putat, PRA Boboh, PRA Gempol Kurung, dan PRA Kepatihan. Selain itu, PCA Menganti juga mengelola sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah (AUMA), seperti TK ABA 41 Menganti, KB Aisyiyah 37 Menganti, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an Aisyiyah Al-Ikhlas dan Al-Iman.
Dalam pemaparannya, Mujahadah menjelaskan lima program unggulan yang selama ini dijalankan oleh PCA Menganti.
Program pertama adalah Tim Aisyiyah Catering, yaitu layanan katering yang dikelola anggota PCA Menganti untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kegiatan internal organisasi maupun masyarakat umum. Program tersebut juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi perempuan di lingkungan Aisyiyah.
Program kedua berupa layanan penyewaan peralatan masak yang disediakan untuk mendukung kebutuhan kegiatan warga dan ranting. Selain membantu masyarakat, layanan ini juga menjadi salah satu sumber dana mandiri organisasi.
Program ketiga adalah bakti sosial banjir yang dilaksanakan saat terjadi bencana di wilayah sekitar. Dalam pelaksanaannya, PCA Menganti bekerja sama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam penyaluran bantuan dan distribusi makanan siap saji kepada warga terdampak.
Selanjutnya, PCA Menganti juga menjalankan program Pengusaha Mikro Aisyiyah melalui pembinaan dan pendampingan anggota yang memiliki usaha mikro. Produk yang dihasilkan meliputi makanan kemasan, minuman herbal, dan aneka camilan yang dipasarkan melalui jaringan organisasi.
Program kelima adalah pengobatan gratis yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan dasar, serta penyuluhan kesehatan dengan melibatkan tenaga kesehatan sukarela.
Mujahadah menegaskan bahwa seluruh program dirancang untuk memperkuat kemandirian organisasi sekaligus memperluas manfaat dakwah sosial di tengah masyarakat.
“Kami ingin Aisyiyah hadir tidak hanya dalam pengajian, tapi juga dalam aksi nyata yang menyentuh ekonomi, kesehatan, dan kepedulian sosial warga,” ujarnya.
Peserta Pertemuan Periodik XI PDA Gresik memberikan apresiasi terhadap praktik baik yang dijalankan PCA Menganti. Program-program tersebut dinilai dapat menjadi inspirasi bagi cabang lain dalam mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
PDA Gresik berharap model program yang telah dijalankan PCA Menganti dapat diadaptasi oleh cabang lain sehingga dakwah Aisyiyah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments