Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengajian AMM Tanggulangin Ajak Pemuda Kembali Mendekat kepada Allah

Iklan Landscape Smamda
Pengajian AMM Tanggulangin Ajak Pemuda Kembali Mendekat kepada Allah
pwmu.co -

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tanggulangin menggelar Pengajian Rutin Spesial bertema Lelah Mengejar Dunia, Saatnya Kembali kepada Allah di Masjid Ikhwanul Muslimin, Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (24/7/2026).

Pengajian menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ustadz Sholahuddin Zuhri, M.Pd., sebagai pemateri.

Kegiatan tersebut diikuti kader Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum. Rangkaian acara meliputi pembukaan, sambutan, penyampaian materi, hingga sesi tanya jawab.

Melalui tema yang diangkat, AMM Tanggulangin mengajak generasi muda melakukan refleksi diri di tengah kesibukan pendidikan, pekerjaan, organisasi, karier, maupun aktivitas di media sosial.

Pengajian ini juga menjadi pengingat agar berbagai urusan dunia tidak membuat seseorang melupakan tujuan utama kehidupan, yakni beribadah dan mencari rida Allah SWT.

Dalam kajiannya, Sholahuddin Zuhri mengingatkan peserta agar tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama kehidupan.

Menurutnya, dunia seharusnya dipandang sebagai sarana untuk beribadah, beramal saleh, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Ia menjelaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan, kekayaan, prestasi, maupun popularitas. Kedekatan kepada Allah SWT, kualitas akhlak, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi ukuran penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Karena itu, ia mengajak kader muda Muhammadiyah untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas duniawi dan kebutuhan spiritual.

Kesibukan dalam pendidikan, pekerjaan, maupun organisasi harus diiringi dengan menjaga salat, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal saleh.

Sholahuddin juga mendorong kader AMM agar terus menjaga semangat dakwah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Generasi muda Muhammadiyah, menurutnya, tidak hanya dituntut aktif berorganisasi, tetapi juga harus memiliki fondasi keislaman yang kuat, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda. Masjid bukan hanya tempat melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga menjadi ruang belajar, berdiskusi, mempererat persaudaraan, serta menyiapkan calon pemimpin umat.

Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kalidawir, H. Hamdan Lutfi, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Pengajian Rutin Spesial yang diselenggarakan AMM Tanggulangin.

Menurutnya, pengajian yang dilaksanakan secara rutin dapat menjadi wadah pembinaan kader Muhammadiyah secara berkelanjutan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami berharap seluruh kader terbaik Muhammadiyah di Tanggulangin dapat meluangkan waktunya untuk hadir dalam setiap pengajian AMM,” ujarnya.

Hamdan menjelaskan bahwa pengajian tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga mempererat silaturahmi, memperkuat pemahaman ideologi Muhammadiyah, serta membentuk karakter kepemimpinan kader.

“Dari majelis ilmu inilah akan lahir kader-kader yang memiliki akhlak mulia, wawasan keislaman yang kuat, semangat berorganisasi, serta siap melanjutkan perjuangan dakwah Muhammadiyah pada masa yang akan datang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberlanjutan gerakan Muhammadiyah sangat bergantung pada kesiapan generasi muda dalam menerima dan melanjutkan amanah dakwah Persyarikatan.

Karena itu, kegiatan pengajian dan pembinaan keislaman perlu dilaksanakan secara konsisten, tidak hanya ketika terdapat agenda besar organisasi.

Takmir Masjid Ikhwanul Muslimin, Suprapto, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan pengajian AMM Tanggulangin di masjid tersebut.

Ia bersyukur Masjid Ikhwanul Muslimin dapat menjadi tempat berlangsungnya kegiatan dakwah dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, masjid perlu dimakmurkan tidak hanya melalui salat berjamaah, tetapi juga dengan berbagai kegiatan pendidikan, pengajian, dan aktivitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap masjid menjadi pusat tumbuhnya ilmu pengetahuan, akhlak, persaudaraan, serta semangat dakwah Islam yang berkemajuan.

Takmir Masjid Ikhwanul Muslimin juga berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan AMM Tanggulangin guna melahirkan generasi muda yang religius, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi penyampaian materi hingga tanya jawab. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan mengenai cara menjaga keimanan di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan generasi muda.

Melalui pengajian rutin tersebut, AMM Tanggulangin berharap semangat dakwah di kalangan generasi muda Muhammadiyah terus tumbuh. Selain mempererat hubungan antarkader, kegiatan ini juga diharapkan semakin menguatkan pembinaan keislaman serta menjadikan Masjid Ikhwanul Muslimin sebagai pusat dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah di Tanggulangin.

Pengajian tersebut membawa pesan bahwa merasa lelah menghadapi urusan dunia merupakan hal yang manusiawi. Namun, kesibukan dan kelelahan tidak boleh membuat seorang Muslim berhenti mendekat dan kembali kepada Allah SWT.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/07/2026 14:23
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu