Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran tidak hanya diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) dan materi dari para pemateri. Ada pula agenda yang dinantikan peserta, dosen, mahasiswa, dan panitia, yakni pentas seni.
Pentas seni yang menjadi bagian dari rangkaian Mastama tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa baru untuk menampilkan kreativitas, kebersamaan, dan keseruan.
Pada Mastama 2026, pentas seni mengambil tema drama. Para peserta yang dibagi menjadi lima kelompok menampilkan jenis drama yang berbeda.
Pentas seni Mastama 2026 diselenggarakan pada Ahad (6/9/2026) malam di halaman Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran. Lima penampilan yang disuguhkan yakni drama sedih, drama Islami, drama komedi, drama China, dan fantasi.
Bagi peserta dan penonton, pentas seni menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut menjadi momen menyenangkan yang diharapkan terus dikenang peserta Mastama.
Pentas seni kali ini juga dimeriahkan penampilan dari panitia Mastama yang dipersembahkan secara khusus untuk para peserta.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk berani tampil di depan banyak orang, melawan rasa malu, dan menunjukkan kreativitas mereka.
Perwakilan panitia peserta, Muhammad Sadam, menuturkan pentas seni menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan.
“Pentas seni ini adalah hal yang pasti akan susah dilupakan oleh kami dan akan terus menjadi cerita bagi kami,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan MC acara, Dania dan Nanda. Mereka menilai malam pentas seni menjadi momen yang berbeda dari agenda Mastama lainnya.
“Malam ini adalah pastinya malam yang seru dan menggembirakan karena malam ini teman teman sudah tidak perlu diskusi dan mendengarkan materi, tapi malam ini adalah malam yang spesial dan momen yang akan selalu diingat oleh teman-teman,” tuturnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian materi yang telah disampaikan para pemateri. Dengan adanya pentas seni, suasana Mastama menjadi lebih variatif sehingga peserta tidak merasa bosan dan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.





0 Tanggapan
Empty Comments