Perayaan Milad MI Muhammadiyah 1 Gumeno (Mimsagum) dimanfaatkan untuk men-syiarkan sekolah Muhammadiyah pada Karnaval Pelajar Sekolah Muhammadiyah.
Tak sendirian, Mimsagum juga diserta KB Aisyiyah 35 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 18 Gumeno yang ikut bergabung menyemarakkan Karnaval di Desa Gumeno, Sabtu (15/08/2026).
Tiap tahunnya, perayaan Milad menjadi hal yang menggembirakan bagi warga MI Muhammadiyah 1 Gumeno.
Pasalnya tepat di tanggal 1 Agustus, sekolah ini telah menginjak usia ke 61. Dan sebagai perayaan, setiap tahunnya selalu terdapat kegiatan yang seru dan berbeda di Desa Gumeno.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB ketika siswa-siswi berkumpul di tengah jalan Gumeno dari RT 3 sampai RT 1.
Antusiasme Wali MuridÂ
Barisan mereka begitu panjang dan ramai karena bukan hanya anak-anak yang turut meramaikan. Tapi juga para wali murid dan seluruh warga sekolah Mimsagum, KB Aisyiyah 35 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 18 Gumeno.
Alunan drumband dari Gita Tsamuga (MTS Muhammadiyah 3 Ujungpangkah) mengawal mereka untuk siap berkeliling dari RT ke RT di desa pencetus Kolak Ayam itu. Gema syiarnya begitu terasa di telinga para penonton yang melihatnya.
Peserta karnaval terlihat sangat rupawan mengenakan berbagai macam kostum adat di Indonesia. Penyelenggara memang mengonsep hal tersebut karena karnaval dalam rangka milad ini berada di tengah-tengah bulan kemerdekaan Indonesia.
Jadi bukan hanya mensyiarkan sekolah Muhammadiyah di Gumeno, namun momen ini juga memperlihatkan kostum dari berbagai suku di Indonesia.
Adapun dari ketiga sekolah tersebut dipilih anak yang mengenakan kostum yang paling menarik dan dijadikan sebagai maskot untuk di tampilkan di depan barisan yang di belakangnya diikuti drumband Gita Tsamuga.
Di samping kemeriahan karnaval pelajar ini, tentu ada beberapa hal yang menjadi kekhawatiran dari pihak penyelenggara di MI Muhammadiyah 1 Gumeno karena kesulitan untuk mencari Corps Drumband yang bersedia meramaikan karnaval.
“Karena berbarengan dengan acara agustusan, jadi kami sedikit kesulitan untuk mengajak beberapa mitra corps drumband untuk bekerja sama dalam karnaval ini” ujar Kepala MI Muhammadiyah 1 Gumeno, Alfajariyah.
“Namun alhamdulillah kami masih ada harapan sekali lagi untuk bisa mengajak corps Drumband dari MTS Muhammadiyah 3 Ujungpangkah menyemarakkan acara ini. Meskipun jauh dari lokasi sekolah kami, tapi saya yakin antusias mereka begitu tinggi untuk menggaungkan nama Muhammadiyah di Gumeno ini” tambahnya.
Santapan Nikmat usai Karnaval
Setelah kurang lebih dua jam bekeliling, para peserta karnaval dan juga personel drumband Gita Tsamuga beristirahat sejenak di Jalan Kwasen Gumeno.
Mereka disuguhkan minuman es Blewah yang segar dan juga jajanan untuk mengganjal perut mereka. Para guru pun dipersilahkan untuk menyantap suguhan yang diberikan oleh Ibu Fathatul munawaroh, guru Mimsagum dengan berbagai makanan ringan yang lezat.
Setelah berjalan kembali menuju MI Muhammadiyah 1 Gumeno, mereka sekali lagi di hidangkan makanan yang berbeda.
Aroma masakan berbahan daging bulat berkuah yakni bakso dan es teh menggoda perut peserta karnaval.
Mereka pun diarahkan untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga di tempat parkiran Mimsagum yang disulap menjadi tempat jamuan makanan.
“Sedikit lega karena list acara kami satu persatu sudah terlaksanakan, tinggal satu lagi menjelang akhir bulan nanti” ujar Fathatul Munawaroh, wali kelas 1 Mimsagum disertai gelak tawa khasnya yang menggema di kantor guru.
Adanya acara ini membuat para staff dan guru Mimsagum semakin semangat untuk mempersiapkan satu acara terakhir pada perayaan milad sekaligus Agustusan.





0 Tanggapan
Empty Comments