MI Muhammadiyah (MIM) 14 Megale menggelar kegiatan penanaman 113 pohon dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah pada Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6, dengan lokasi penanaman berada di sepanjang jalan Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Setiap siswa membawa satu bibit pohon dari rumah, di antaranya mangga, jambu, alpukat, mahoni, dan rambutan. Sebelum kegiatan dimulai, para siswa mendapatkan pengarahan teknis penanaman serta sambutan inspiratif dari Kepala Madrasah.
Kepala MIM 14 Megale, Ismawati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semarak Milad ke-113 Muhammadiyah sekaligus bentuk kecintaan terhadap lingkungan.
“Selama 113 tahun, Muhammadiyah telah memberikan pencerahan bagi umat dan bangsa. Sebagai kader dan pelangsung dakwah, kita harus menebar kebermanfaatan seluas mungkin, sebagaimana matahari yang selalu menyinari. Maka dari itu, hari ini kita menanam 113 pohon sebagai simbol kebermanfaatan,” ujarnya.
Ismawati menambahkan bahwa kegiatan ini mendorong siswa untuk berperan aktif dalam pelestarian alam.
“Dalam momen Milad ke-113 Muhammadiyah ini, kita berusaha menebar kebermanfaatan dan ikut berkontribusi mengatasi persoalan lingkungan yang semakin rusak. Penanaman pohon ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian alam,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Semoga pada momen Milad ke-113 Muhammadiyah ini, MIM 14 Megale dapat memberikan kontribusi nyata. Hari ini kita menanam pohon, insyaAllah besok akan ada kegiatan lain yang tidak kalah bermakna,”ucapnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan penanaman pohon. Mereka menanam bibit yang dibawa dari rumah dengan penuh semangat, sambil berharap tanaman tersebut dapat tumbuh subur, rindang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penanaman 113 pohon ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah di MIM 14 Megale. Selanjutnya, akan dilaksanakan nobar film Sang Pencerah, pawai ta’aruf, dan cek kesehatan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments