Suasana halaman Masjid Assalaam tampak berbeda pada Sabtu (23/05/2026). Lantunan talbiyah dan semangat ratusan siswa memenuhi area kegiatan dalam pelaksanaan manasik haji yang rutin digelar setiap tahun oleh SD Muhammadiyah 3 Assalaam (SD Mumtas).
Sebanyak 270 siswa mengikuti kegiatan manasik haji tahun ini. Para peserta dibagi menjadi 18 kelompok negara dan diberangkatkan dalam dua kloter layaknya pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya. Menariknya, kegiatan tersebut juga didukung oleh 32 petugas haji yang terdiri dari ustaz dan ustazah SD Mumtas.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengenakan atribut khas jamaah haji sambil membawa identitas negara masing-masing. Meskipun cuaca cukup terik, semangat para siswa tetap tinggi mengikuti seluruh rangkaian manasik, mulai dari simulasi tawaf, sa’i, wukuf, hingga lempar jumrah.
Pembelajaran Praktik Keislaman
Kegiatan manasik haji ini menjadi salah satu agenda pembelajaran praktik keislaman yang rutin dilaksanakan SD Mumtas sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter dan pemahaman ibadah sejak dini.
Kepala SD Muhammadiyah 3 Assalaam, Ustaz Syai’in Kodir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan petugas haji yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini pelaksanaan manasik haji berjalan lebih lancar dan tertata dibanding tahun sebelumnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang bertugas sebagai petugas haji karena sudah mendampingi anak-anak dengan luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simulasi, tetapi juga bagian dari pembelajaran langsung agar siswa memahami makna ibadah haji secara nyata.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui teori tentang haji di kelas, tetapi juga merasakan pengalaman praktiknya. Dengan metode seperti ini, pembelajaran menjadi lebih membekas dan menyenangkan,” tambahnya.
Selain guru dan tenaga pendidik, kegiatan manasik tahun ini juga turut didukung oleh perwakilan Ikatan Wali Murid (IKWAM) SD Mumtas. Para wali murid ikut mendampingi siswa di masing-masing kelompok negara sehingga suasana kegiatan terasa lebih hangat dan kolaboratif.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak siswa tampak aktif bertanya dan mengikuti arahan petugas dengan penuh semangat. Tidak sedikit pula orang tua yang mengabadikan momen tersebut karena dinilai menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak mereka.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 3 Assalaam kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman dan praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments