Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Perkuat Publikasi Gerakan Kebaikan, Lazismu se-Jatim Gelar Kopdar Media dan Workshop Jurnalistik Filantropi

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Perkuat Publikasi Gerakan Kebaikan, Lazismu se-Jatim Gelar Kopdar Media dan Workshop Jurnalistik Filantropi
Suasana Kopdar Media dan Workshop Jurnalistik Filantropi Lazismu se-Jawa Timur di Cafe Limasan, Sidodadi, Sidoarjo, Selasa (20/10/2026). Foto: Widiyanti.
pwmu.co -

Semangat menyebarkan kebaikan melalui media digital mewarnai kegiatan Kopdar Media dan Workshop Jurnalistik Filantropi Lazismu se-Jawa Timur.

Kopdar tersebut diselenggarakan pada Selasa (20/10/2026) di Cafe Limasan, Sidodadi, Sidoarjo.

Sebanyak 60 peserta hadir mewakili Lazismu daerah dan Kantor Layanan Lazismu (KLL) dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi mengenai program-program filantropi kepada masyarakat luas.

Berbeda dari kegiatan workshop pada umumnya yang sering dilaksanakan di ruang pertemuan formal, pemilihan cafe sebagai lokasi kegiatan menghadirkan suasana yang lebih santai dan akrab.

Nuansa ini diharapkan mampu memberikan inspirasi baru, membangun semangat peserta, sekaligus membuka kesempatan untuk memperluas jejaring dan kolaborasi antarpengelola media Lazismu.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kerja-kerja filantropi tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran donasi. Tetapi juga bagaimana menyampaikan cerita kebaikan secara menarik, transparan, dan bertanggung jawab.

Media Sosial Jadi Sarana Menyampaikan Amanah 

Materi pertama disampaikan oleh Ketua Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof Dr Sigit Hermawan SE MSi.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan media sosial sebagai sarana komunikasi di tengah perubahan kebiasaan masyarakat yang semakin banyak mencari informasi melalui platform digital.

Menurutnya, media sosial memiliki jangkauan yang luas sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan berbagai program Lazismu.

Selain itu, lanju Sigit, juga untuk menyampaikan perkembangan kegiatan, serta menunjukkan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan.

Lebih dari sekadar sarana publikasi, media sosial juga memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan para donatur.

“Setiap donasi yang diterima merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, informasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan donasi perlu disampaikan dengan cepat, jelas, dan mudah diketahui oleh para donatur” terang Sigit.

Pesan ini menjadi pengingat bagi setiap pengelola media Lazismu bahwa publikasi bukan sekadar membuat konten atau mengunggah dokumentasi kegiatan.

Di balik setiap informasi yang disampaikan, terdapat tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menunjukkan bahwa amanah telah dikelola dengan sebaik-baiknya.

5 Strategi Media untuk Pendayagunaan

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan arahan mengenai lima strategi media yang dapat diterapkan untuk mendukung program pendayagunaan Lazismu.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Pertama, kenalkan program, agar masyarakat mengetahui berbagai kegiatan dan layanan yang dijalankan.

Kedua, tunjukkan proses, sehingga publik dapat memahami bagaimana program dilaksanakan.

Ketiga, sampaikan hasil, dengan memperlihatkan manfaat nyata yang dirasakan penerima bantuan.

Keempat, jelaskan keberlanjutan, agar masyarakat mengetahui bahwa program tidak berhenti pada satu kegiatan saja.

Kelima, laporkan secara berkala, sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada para donatur.

Melalui strategi tersebut, media diharapkan mampu menjadi jembatan antara donatur, lembaga, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

KLL Pesantren An Nur Sidoarjo Turut Berpartisipasi

Kegiatan ini juga dihadiri Widiyanti SPd SPsi MM yang mewakili KLL Pesantren An Nur Sidoarjo.

Keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk menambah wawasan dan memperkuat publikasi program-program filantropi yang dijalankan di lingkungan pesantren.

Salah satu program yang menjadi perhatian KLL Pesantren An Nur Sidoarjo adalah program orang tua asuh dan bantuan bagi anak yatim.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepedulian sosial sekaligus mendukung anak-anak agar memperoleh kesempatan pendidikan dan pendampingan yang lebih baik.

Melalui penguatan kemampuan jurnalistik dan pemanfaatan media sosial, program-program tersebut diharapkan dapat semakin dikenal masyarakat, menjangkau lebih banyak calon donatur, serta membuka peluang kolaborasi dalam membantu anak-anak yang membutuhkan.

Partisipasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa cerita tentang kepedulian perlu disampaikan secara tepat agar semakin banyak orang tergerak untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan.

Kopdar Media dan Workshop Jurnalistik Filantropi Lazismu se-Jawa Timur pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan publikasi yang kreatif, informatif, dan bertanggung jawab.

Sebab, kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan semakin luas manfaatnya ketika disampaikan dengan baik. Melalui media, amanah dijaga, kepercayaan dikuatkan, dan lebih banyak orang dapat diajak untuk berbagi.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 21/10/2026 15:19
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu