Keberhasilan program tahfidz Al-Qur’an tidak hanya bergantung pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada pendampingan yang dilakukan orang tua di rumah. Berangkat dari semangat tersebut, SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang (SD Mutu Kagumi) memperkuat sinergi dengan wali murid melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Tahfidz pada Rabu (22/7/2026) di Musala SD Mutu Kagumi.
Kegiatan yang diselenggarakan Tim Tahfidz SD Mutu Kagumi ini diikuti seluruh wali murid peserta program tahfidz. Forum tersebut menjadi sarana menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan pembelajaran sekaligus mempererat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi peserta didik menghafal Al-Qur’an.
Saat ini, Program Tahfidz SD Mutu Kagumi diikuti 93 peserta didik mulai kelas I hingga kelas VI. Setiap jenjang memiliki target hafalan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. Karena itu, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh konsistensi murojaah yang dilakukan bersama orang tua di rumah.
Kepala SD Mutu Kagumi, Ustadzah Liza Rahmawati, S.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan program tahfidz memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama keluarga.
“Program tahfidz bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua. Melalui MoU ini, kami ingin membangun sinergi agar pendampingan anak dalam menghafal Al-Qur’an dapat berjalan selaras antara sekolah dan rumah,” ujarnya.
Menurut Liza, komunikasi yang baik antara guru dan wali murid menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan peserta didik. Dengan saling berbagi informasi mengenai perkembangan maupun kendala yang dihadapi anak, pendampingan dapat dilakukan secara lebih tepat sehingga target hafalan dapat tercapai secara optimal.
Setelah sambutan kepala sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah iftitah yang disampaikan Ustadz Majid dari Tim Tahfidz SD Mutu Kagumi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan besarnya keutamaan mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).
Ustadz Majid mengajak para wali murid menjadikan rumah sebagai tempat pertama yang menumbuhkan kecintaan anak kepada Al-Qur’an melalui keteladanan, pembiasaan, dan pendampingan yang berkesinambungan.
“Ketika sekolah dan orang tua berjalan bersama, insyaallah anak-anak akan lebih mudah menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupannya,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an akan menjadi syafaat bagi para pembacanya pada hari kiamat. Karena itu, pendampingan orang tua dalam proses belajar menghafal Al-Qur’an merupakan bagian penting dari ikhtiar membentuk generasi Qurani.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak sekolah dan wali murid. Kesepakatan tersebut memuat komitmen bersama dalam mendukung pembiasaan murojaah di rumah, memantau perkembangan hafalan peserta didik, serta memperkuat komunikasi antara guru dan orang tua selama pelaksanaan program tahfidz.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para wali murid mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias serta memanfaatkan forum diskusi untuk memahami target hafalan pada setiap jenjang, metode pendampingan di rumah, hingga berbagai strategi mendukung keberhasilan anak dalam menghafal Al-Qur’an.
Melalui penandatanganan MoU ini, SD Mutu Kagumi berharap kemitraan antara sekolah dan keluarga semakin erat sehingga peserta didik tidak hanya mampu mencapai target hafalan Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh menjadi generasi berakhlak Qurani yang mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments