Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Di Tengah Musim Kemarau, Lazismu dan MDMC Kapuas Hadir Bawa Air dan Harapan

Iklan Landscape Smamda
Di Tengah Musim Kemarau, Lazismu dan MDMC Kapuas Hadir Bawa Air dan Harapan
Salah satu relawan One Muhammadiyah One Response (OMOR) saat mendistribusikan air kepada warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (5/10/2026). Foto: Muhammad Fitriani.
pwmu.co -

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten kapuas, Kalimantan Tengah, pada 2026 membuat sejumlah sumur warga mengering serta di tambah air yang bercampur dengan air asin (air payau).

Kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air bersih.

Di tengah situasi tersebut, Muhammadiyah melalui Lazismu Kapuas, MDMC Kapuas, bekerja sama dengan organisasi otonom (ortom) yang tergabung dalam Semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR). Serta Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik universitas Gadjah Mada.

Kerja sama tersebut menghasilkan program distribusi air bersih yang dilakukan secara berkelanjutan ke sejumlah desa terdampak kekeringan, Senin (5/10/2026).

Bantu Masyarakat Terdampak Kekeringan

Program Bantuan Air Bersih Kapuas 2026 dengan tema “Gerakan Beramal, bantu untuk sesama”. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak  845 kepala keluarga (KK) terdampak kondisi tersebut.

Ketua Lazismu Kapuas, Muhammad Arya, memastikan distribusi dilakukan secara bergilir agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan, terutama beberapa Kecamatan yang sangat membutuhkan air bersih.

Di antaranya Kecamatan Kapuas Hilir Kelurahan Mambulau, Kecamatan Selat Dalam Kota Kapuas, Kecamatan Pulau Petak Desa Narahan dan Desa Bunga Mekar. Jumlah air bersih yang dibagikan sebanyak 1060 Galon Air Minum atau 21.200 Liter.

“Kami pastikan air terus mengalir. Sistemnya rolling (bergulir), dikarenakan penyaluran menggunakan galon dalam penyaluran air kepada warga terdampak kekeringan” ujarnya.

Gerakan Muhammadiyah yang tergabung dalam one Muhammadiyah one respone (OMOR) memprioritaskan wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup parah. Salah satunya Kecamatan Pulau Petak Desa Narahan.

SMPM 5 Pucang SBY

Ribuan Liter Didistribusikan

Ditambahkan oleh Ketua MDMC Kapuas, Muhammad Hipni, bertugas mengatur distribusi agar bantuan dapat diterima warga secara merata.

“Air ini bukan hanya untuk minum. Warga menggunakannya untuk memasak, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, makanya kami jaga agar tidak terlambat di-drop” katanya.

Sebelumnya, Muhammadiyah Kapuas yang tergabung dalam One Muhammadiyah One Respone juga mendistribusikan air bersih yang bertempat di masjid Arrahman, Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jl. Barito.

Pendistribusian berlangsung dengan konsep 1 keluarga mendapat 19 liter air, air bersih yang dibagikan 19.000 liter kepada warga sekitar masjid.

Muhammad Hipni menegaskan, Muhammadiyah Kapuas bersama Gerakan Beramal, bantu untuk sesama untuk terus mendistribusikan air bersih selama masyarakat masih membutuhkan.

“Selama hujan belum turun dan sumur warga belum kembali, kami akan terus mendistribusikan air. Ini komitmen kemanusiaan kami” tegasnya.

Di samping itu, ia juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk terus mendukung Gerakan beramal bantu untuk sesama agar jangkauan bantuan dapat diperluas dan semakin banyak warga terdampak yang memperoleh akses air bersih.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 07/10/2026 14:10
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu