Persaingan menuju semifinal Piala Soeratin U-17 2026 semakin panas. PSHW Ponorogo U-17 akan menghadapi tuan rumah Persida Sidoarjo U-17 dalam duel perempat final yang diprediksi berlangsung sengit di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Ahad (6/9/2026) pukul 15.00 WIB.
Kedua tim datang dengan modal kemenangan meyakinkan pada babak sebelumnya. PSHW Ponorogo U-17 memastikan tiket delapan besar setelah menundukkan Arema FC U-17 dengan skor telak 3-0.
Sementara itu, Persida Sidoarjo U-17 juga tampil impresif. Mereka mengalahkan Unesa FC dengan skor 2-0 untuk mengamankan tempat di perempat final.
Hasil tersebut membuat duel PSHW Ponorogo dan Persida Sidoarjo bukan sekadar pertandingan perebutan tiket semifinal.
Keduanya sama-sama memiliki kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan tanpa kebobolan pada laga sebelumnya.
Pertandingan dipastikan berlangsung dengan tempo tinggi. PSHW Ponorogo tentu ingin melanjutkan momentum positif, sementara Persida Sidoarjo memiliki keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih PSHW Ponorogo U-17, Aris Budi Prasetyo, memilih tidak jemawa. Menurutnya, delapan tim yang telah lolos ke perempat final merupakan tim-tim terbaik yang memiliki peluang sama untuk melangkah lebih jauh.
“Semua tim yang sudah masuk delapan besar tentu merupakan tim terbaik. Jadi kami tidak boleh menganggap remeh Persida,” ujar Aris.
Dia menyadari pertandingan melawan Persida Sidoarjo akan menjadi tantangan berbeda. Karena itu, anak asuhnya diminta tetap fokus, disiplin, dan tidak mudah terpancing suasana pertandingan.
“Kami sudah menyiapkan tim sebaik mungkin. Anak-anak juga sudah bekerja keras selama persiapan. Tinggal bagaimana kami menjalankan strategi dan bermain dengan disiplin saat pertandingan,” katanya.
Aris menegaskan PSHW Ponorogo datang bukan sekadar untuk melengkapi daftar peserta perempat final. Timnya membawa target untuk terus melangkah, tetapi target tersebut harus diperjuangkan dengan kerja keras di lapangan.
“Kami optimistis, tetapi tetap realistis. Peluang selalu ada selama kami mau bekerja keras, bermain kompak, dan fokus sampai pertandingan selesai,” ujarnya.
Duel PSHW Ponorogo U-17 kontra Persida Sidoarjo U-17 pun menjadi salah satu laga yang layak ditunggu.
Satu kemenangan akan membuka pintu menuju semifinal, sementara satu kesalahan bisa mengakhiri perjalanan salah satu tim di Piala Soeratin 2026.
Kini, Stadion Jenggolo menjadi panggung pembuktian. PSHW Ponorogo membawa ambisi melanjutkan kejutan, sedangkan Persida Sidoarjo bertekad mempertahankan langkah di depan publik sendiri.
Satu tiket semifinal diperebutkan. Siapa yang lebih siap, dialah yang bertahan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments