Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sitirejo menggelar Kajian Ahad Pagi pada Minggu (26/7/2026) di Masjid Al Firdaus, Wagir, Kabupaten Malang.
Yang spesial, kajian ini menghadirkan dr Gamal Albinsaid, Founder Malang Cerdas sebagai pembicara utama.
Kegiatan ini terselenggara untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan pembelajaran yang bermanfaat bagi jamaah melalui tema penguatan karakter, ketangguhan, dan visi hidup generasi muda.
Dalam paparannya, dr Gamal menekankan pentingnya membantu anak dan remaja menemukan potensi diri sejak dini melalui konsep ikigai dan prinsip 4E, yakni Easy, Enjoy, Excellent, dan Earn.
“Banyak orang menjalani pendidikan tanpa arah yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Sehingga deteksi bakat perlu dilakukan lebih awal agar masa depan mereka lebih terarah” ujarnya.
“Maka sangatlah perlu membangun kebiasaan belajar yang selaras dengan minat, keterampilan, dan kebermanfaatan bagi lingkungan” ungkap Anggota DPR RI itu.
Keberhasilan tak Lahir dari Kenyamanan
Lebih lanjut, dr Gamal juga mengajak jamaah memahami bahwa keberhasilan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari proses menghadapi kesulitan.
Melalui konsep soroh (berpayah-payah), ia menegaskan bahwa anak perlu dilatih untuk tangguh, disiplin, dan siap berproses. Ia juga menekankan pentingnya investasi waktu produktif, termasuk menambah jam belajar dan mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat.
Dalam kajian tersebut, ia turut mengaitkan kesuksesan dengan visi besar dan kekuatan spiritual. Sosok Muhammad Al-Fatih disebut sebagai teladan kepemimpinan yang mampu memadukan strategi, inovasi, dan keteguhan ibadah untuk mewujudkan hal yang semula dianggap mustahil.
Pesan ini mempertegas bahwa generasi unggul tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga berintegritas dan memiliki arah hidup yang jelas.
Maka dari itu, untuk mencetak generasi yang berhasil diperlukan sebuah kondisi soroh atau berpayah-payah yang harus dialami oleh seseorang.
“Tidak ada keberhasilan tanpa kepayahan. Anak harus mau merasakan ketidaknyamanan untuk menjadi pribadi tangguh” ungkap dr Gamal.
Ia juga menambahkan bahwa waktu bisa menjadi sekutu terbaik atau musuh terbesar anak-anak kita.
Dari pengajian tersebut dr Gamal menyampaikan pesan penting kepada para jamaah melalui dua pernyataan itu. Bahwa karakter seseorang yang kuat dibangun melalui kerja keras, pengelolaan waktu, dan visi spiritual yang kokoh.





0 Tanggapan
Empty Comments