Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rusia dan Cina Kecam Serangan Israel ke Iran, Peringatkan Bencana Global

Iklan Landscape Smamda
Rusia dan Cina Kecam Serangan Israel ke Iran, Peringatkan Bencana Global
pwmu.co -
Iran pasca diserang Israel. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dunia internasional kembali diguncang oleh ketegangan di Timur Tengah. Dalam sesi darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sabtu (14/6/2025), dua negara besar, Rusia dan Cina, mengeluarkan kecaman keras terhadap serangan militer Israel ke wilayah Iran. Keduanya menyerukan penghentian segera eskalasi dan memperingatkan konsekuensi global yang parah jika konflik terus meluas.

Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Fu Cong, menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan “pelanggaran kedaulatan Iran yang serius”. Ia mendesak semua pihak untuk menahan diri dari tindakan militer yang berbahaya dan mendahulukan solusi diplomatik.

“Kami sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan ini,” ujarnya. “Jika dibiarkan, situasi ini dapat menggagalkan upaya diplomatik yang tengah berlangsung, termasuk pembicaraan seputar program nuklir Iran.”

Sementara itu, suara lebih keras datang dari Rusia. Duta Besarnya untuk PBB, Vasily Nebenzya, memperingatkan bahwa tindakan militer Israel telah mendorong kawasan Timur Tengah mendekati “bencana nuklir skala penuh.”

Nebenzya menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran mencolok terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.” Ia juga menyalahkan negara-negara Barat yang dinilai memberi dukungan politik dan militer terhadap Israel, sehingga memperkeruh krisis dan memperbesar risiko konflik meluas.

“Dukungan tanpa syarat dari negara-negara Barat terhadap Israel telah menciptakan kondisi yang memungkinkan terjadinya pelanggaran seperti ini,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sesi darurat ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam dari komunitas internasional terhadap kemungkinan pecahnya perang besar di kawasan yang sudah lama terperangkap dalam ketegangan geopolitik.

Dalam konteks ini, dunia diingatkan kembali akan pentingnya diplomasi dan dialog untuk menyelesaikan konflik, bukan melalui kekuatan militer yang hanya akan menambah penderitaan warga sipil dan mengancam stabilitas global. (*)

Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡