Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri MA Al-Ishlah Sendangagung Raih Hafalan 30 Juz dan Sanad Tahsin dari Syaikh Mesir

Iklan Landscape Smamda
Santri MA Al-Ishlah Sendangagung Raih Hafalan 30 Juz dan Sanad Tahsin dari Syaikh Mesir
Prosesi penyerahan sanad diberikan oleh Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Drs. KH. Muhammad Dawam Saleh kepada Elkhonsa Aida Hanum dengan disaksikan dua orang tuanya, Alfian dan Dzuriyyati, Sabtu 9 Mei 2026. Foto: Gondo Waloyo/PWMU.CO
pwmu.co -

Santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Elkhonsa Aida Hanum berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz dan memperoleh sanad tahsin dari ulama asal Mesir, Syaikh Khairi Abdel Satir. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Pelepasan Santri Kelas XII yang digelar Sabtu (9/5/2026).

Santri kelahiran 30 November 2006 itu dinobatkan sebagai hafidzah 30 juz. Penyerahan sanad tahsin dilakukan langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Drs KH Muhammad Dawam Saleh.

Pembina Tahfidz Al-Ishlah Sendangagung, Ustadz Yusuf Abidin SQ SHI, menjelaskan bahwa sanad bacaan dan tahfidz merupakan bukti bahwa bacaan dan hafalan Al-Qur’an seseorang tersambung hingga Rasulullah SAW melalui proses belajar kepada guru yang memiliki sanad.

“Sanad bacaan dan tahfidz adalah bukti bahwa bacaan dan hafalannya tersambung sampai Rasulullah SAW melalui proses berguru dan setoran hafalan kepada guru yang telah bersanad,” jelasnya.

Ia juga menerangkan pentingnya belajar qira’ah kepada guru yang memiliki sanad agar bacaan Al-Qur’an sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah SAW.

“Tujuannya agar bacaan dan tilawah Al-Qur’an kita benar-benar sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW,” tambahnya.

Sementara itu, wali santri Elkhonsa, Alfian SAg, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih putrinya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah membimbing anaknya selama menempuh pendidikan di Al-Ishlah Sendangagung.

SMPM 5 Pucang SBY

“Alhamdulillah, atas izin Allah kegiatan wisuda berjalan rapi, tertib, mengharukan, dan membahagiakan. Senyum para orang tua menunjukkan kepuasan atas pencapaian anak-anak mereka,” tuturnya.

Pria asal Tejo, Kanor, Bojonegoro itu mengatakan bahwa momen pelepasan santri menjadi tanda bahwa para siswa telah beranjak dewasa dan siap menapaki perjalanan hidup berikutnya.

“Terima kasih kepada para guru. Kami bersyukur dan puas menitipkan anak di Al-Ishlah Sendangagung. Kami juga salut dengan susunan acara pelepasan dan kekompakan panitia yang layak mendapat apresiasi luar biasa,” imbuhnya.

Ia berharap MA Al-Ishlah Sendangagung terus memberikan manfaat bagi umat dan melahirkan generasi berkualitas.

“Tiga anak kami adalah alumni MA Al-Ishlah, dan masing-masing memiliki kecakapan yang membuat kami bangga,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 10/05/2026 10:32
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡