SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida (SD MICA) membekali guru dan karyawan dengan keterampilan menulis melalui pelatihan yang dirancang secara berkelanjutan hingga tiga gelombang.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan menulis sekaligus membangun budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan program SD MICA yang dilaksanakan bekerja sama dengan SMP Muhammadiyah 11 Candi (SMP MIICA), yang sama-sama merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candi.
Pelatihan berlangsung pukul 13.00–17.00 WIB. Peserta mendapatkan materi mengenai penulisan berita serta cara mengolah berbagai aktivitas sekolah menjadi tulisan yang menarik dan informatif bagi pembaca.
Belajar Mengenali Berita yang Menarik
Pada pertemuan perdana, peserta mendapatkan materi dari Anggit Satrio Nugroho, mantan redaksi Metro TV sekaligus salah satu wali murid SD MICA.
Anggit menjelaskan lima aspek yang dapat membuat sebuah berita menarik bagi pembaca, yakni aktual, berdampak, memiliki keterkaitan dengan tokoh atau figur tertentu, dekat dengan pembaca, serta memiliki unsur eksklusivitas.
Materi tersebut membantu peserta memahami bahwa berita tidak hanya berkaitan dengan peristiwa yang terjadi, tetapi juga bagaimana memilih sudut pandang dan menyajikannya sehingga memiliki nilai informasi bagi pembaca.

Menurut Anggit, pelatihan menulis dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru sekaligus membuka ruang bagi lahirnya penulis dari lingkungan sekolah.
“Pelatihan semacam ini penting untuk meningkatkan kompetensi guru. Saya yakin, dalam setahun ke depan akan lahir penulis-penulis berbakat,” ungkapnya.
Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan menulis berita, tetapi juga diharapkan membantu peserta mengolah berbagai aktivitas sekolah menjadi tulisan yang memiliki nilai informasi.
Aimica Jadi Ruang Berkarya
Kepala SD Muhammadiyah 1 Labschool Candi, Ustaz Rizky, mengatakan pelatihan menulis akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga tiga gelombang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kemampuan guru dan karyawan dalam menghasilkan tulisan.
“Harapannya, guru dan karyawan SD MICA semakin ahli dalam menulis. Terlebih, SD MICA memiliki majalah Aimica yang terbit setiap enam bulan sekali dan sebentar lagi akan memasuki edisi ke-8,” ujarnya.
Keberadaan majalah Aimica menjadi salah satu ruang publikasi bagi sekolah untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan, prestasi, kreativitas, dan aktivitas warga sekolah melalui tulisan.
Dengan adanya pelatihan secara berkelanjutan, guru dan karyawan diharapkan tidak hanya mampu mengikuti kegiatan sekolah, tetapi juga mengolah pengalaman tersebut menjadi tulisan yang dapat dibaca oleh warga sekolah maupun masyarakat.
Kemampuan tersebut juga dapat mendukung kebutuhan publikasi sekolah, baik melalui majalah Aimica maupun kanal informasi lainnya. Dengan demikian, berbagai kegiatan dan potensi yang ada di lingkungan SD MICA memiliki ruang untuk terdokumentasikan secara lebih terarah.
Pelatihan menulis tersebut menjadi bagian dari upaya SD MICA membangun kebiasaan literasi di lingkungan sekolah. Kolaborasi dengan SMP MIICA sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan AUM PCM Candi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments