Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Muhammadiyah 18 Kalibaru, Banyuwangi (Mulabel). Pada kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan RKAS Implementasi BOSP Kinerja Terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 Tahap 1 Gelombang 1 Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Bendahara SD Muhammadiyah 18 Kalibaru pada 27 Juli 2026 di Aula SMP Negeri 1 Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi Jl. Dr. Soetomo Jatirejo Kecamatan Purwoharjo.
SD Muhammadiyah 18 Kalibaru menjadi salah satu sekolah penerima BOSP Kinerja terbaik di Kabupaten Banyuwangi dari total 73 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta, TK Swasta, dan PKBM se-Kabupaten Banyuwangi yang terundang pada tahap 1 Gelombang 1.
BOS Kinerja Terbaik adalah dana tambahan dari pemerintah yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada satuan pendidikan yang dinilai telah menunjukkan peningkatan mutu hasil belajar atau Rapor Pendidikan terbaik dibanding tahun sebelumnya.
Untuk mendapatkan dana BOS Kinerja (BOSKIN) Terbaik, Satuan Pendidikan (SatPen) harus masuk dalam jajaran 15% sekolah yang memiliki kinerja terbaik di wilayahnya berdasarkan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan Rapor Pendidikan.
Dana BOS Kinerja (BOSP Kinerja) Terbaik diberikan kepada satuan pendidikan satu kali dalam satu tahun anggaran, yang disalurkan bersamaan dengan penyaluran Dana BOSP Tahap 2 dimulai pada bulan Juli. pada waktu itu Kepala Sekolah dan Bendahara mendapatkan pengarahan langsung dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Jawa Timur.
SD Muhammadiyah 18 Kalibaru menjadi sekolah yang menerima BOSP Kinerja karena dinilai menunjukkan progres peningkatan mutu yang pesat. Mengalami kenaikan signifikan pada nilai literasi, numerasi, dan kualitas pembelajaran dibanding tahun sebelumnya.
Salah satu guru, Ustadz Arya, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diperoleh SD Muhammadiyah 18 Kalibaru
“Sebagai operator Sekolah saya merasa sangat bangga dan bersyukur SD Muhammadiyah 18 Kalibaru memperoleh BOSP Kinerja Terbaik tahun ini untuk penguatan literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas guru,” ungkapnya.
Kepala SD Muhammadiyah 18 Kalibaru, Teguh Yuwono Dwi Laksono,S.TP,S.Pd. juga mengapresiasi kinerja seluruh guru dan karyawan.
“Penghargaan ini karena kinerja dan kerjasama yang baik dari seluruh civitas SD Muhammadiyah 18 Kalibaru yaitu pihak sekolah, orang tua, masyarakat untuk kemajuan sekolah, semoga dengan ini dapat meningkatkan kualitas guru dalam melayani seluruh program untuk murid-murid kami. Terimakasih juga kami ucapkan kepada walimurid kelas 4 dan 5 yang telah memberikan bimbingan secara intensif dalam mempersiapkan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang juga merupakan salah satu indikator penilaian BOSP Kinerja ini.”
Keberhasilan mempertahankan kualitas kinerja ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pihak sekolah dan orangtua bukan sekadar komunikasi formal, tetapi komitmen bersama untuk masa depan sekolah. Dengan langkah sederhana namun konsisten, keberhasilan ini bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments