SMP Muhammadiyah 1 Babat menggelar kegiatan pembukaan ekstrakurikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah pada Rabu (29/7/2026) di halaman sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari dengan cuaca cerah dan sedikit berawan tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Babat, mulai dari guru hingga siswa-siswi, yang mengenakan seragam kebesaran Tapak Suci.
Kegiatan diawali dengan prosesi simbolis Tapak Suci bersama, sebuah tradisi yang selalu dilakukan dalam setiap kegiatan Tapak Suci.
Prosesi tersebut berisi doa sebagai ikhtiar memohon ridha Allah Swt. agar seluruh rangkaian kegiatan senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an serta rangkaian acara lainnya. Memasuki sesi sambutan, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Babat menyampaikan apresiasi kepada Unit Tapak Suci SMP Muhammadiyah 1 Babat yang selama ini telah banyak menorehkan prestasi dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi.
Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah yang harus hadir di setiap lembaga pendidikan Muhammadiyah sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Oleh karena itu, SMP Muhammadiyah 1 Babat menetapkan Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai satu-satunya ekstrakurikuler seni bela diri di sekolah.
Kebijakan tersebut bukan karena menganggap perguruan bela diri lain tidak baik, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan kebijakan Persyarikatan Muhammadiyah secara konsisten.
Beliau juga menegaskan bahwa Tapak Suci tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik bela diri, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan kerohanian.
“Tapak Suci tidak pernah membuat kekacauan. Tapak Suci selalu menjaga sikap dan menjadi penengah,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam menjaga marwah organisasi sebagai perguruan bela diri yang menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian, persaudaraan, serta ketenteraman di tengah keberagaman seni bela diri di Indonesia.
Di akhir sambutannya, Kepala Sekolah mengutip pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, bahwa “Ketika ada seorang anak yang memiliki hobi seni dan bela diri, maka anak tersebut cenderung mampu mengontrol emosinya.”
Pesan tersebut dinilai sangat relevan bagi peserta didik yang sedang berada pada masa remaja, yaitu fase perkembangan yang membutuhkan pembinaan karakter dan pengendalian emosi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan atraksi dari Tim Tapak Suci Unit SMP Muhammadiyah 1 Babat. Berbagai penampilan yang telah dipersiapkan ditampilkan dengan penuh semangat, di antaranya seni tunggal, seni ganda, serta demonstrasi jurus tunggal.
Pelatih Tapak Suci SMP Muhammadiyah 1 Babat, Ghulam Musyadad, menyampaikan harapannya agar ekstrakurikuler Tapak Suci terus berkembang.
“Alhamdulillah anak-anak mampu berlatih dengan konsisten. Semoga ke depan semakin banyak siswa yang bergabung sehingga Tapak Suci semakin maju dan terus melahirkan prestasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembukaan ini, SMP Muhammadiyah 1 Babat kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki karakter Islami, disiplin, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pribadi yang menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments