Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semarak HUT ke-81 RI, Siswa Kelas XII Mamsaka Paciran Kreatif Menjahit Baju Kebaya

Iklan Landscape Smamda
Semarak HUT ke-81 RI, Siswa Kelas XII Mamsaka Paciran Kreatif Menjahit Baju Kebaya
pwmu.co -

Semangat mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan. Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran memilih menyalurkan semangat tersebut melalui karya dengan belajar membuat busana kebaya.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) itu berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 24–26 Agustus 2026.

Selama kegiatan, para siswa mengikuti seluruh tahapan pembuatan busana. Mereka mulai menentukan desain, membuat pola, melakukan pengukuran, memotong bahan, menjahit, hingga menyelesaikan tahap akhir atau finishing.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Mamsaka membekali siswa dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi karya maupun peluang usaha.

Guru PKWU Mamsaka, Nazihatul Adilah, S.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran keterampilan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir berupa produk.

Proses pembuatan busana juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan kedisiplinan.

“PKWU merupakan salah satu program unggulan di Mamsaka. Kami ingin siswa memiliki keterampilan yang bisa menjadi bekal setelah lulus. Dalam proses menjahit ini mereka belajar banyak hal, mulai dari ketelitian, kesabaran, kreativitas, kedisiplinan, sampai bagaimana menghasilkan sebuah produk yang memiliki nilai jual,” ungkapnya.

Selama tiga hari, para siswa tampak serius menyelesaikan setiap tahapan pembuatan kebaya. Mereka juga menghadapi berbagai kendala dalam proses menjahit dan berusaha mencari solusi agar hasil akhir sesuai dengan rancangan.

Beberapa karya yang berhasil dibuat kemudian ditampilkan menggunakan manekin.

Salah satunya berupa kebaya bernuansa merah marun dengan detail hiasan yang memberikan kesan elegan. Ada pula kebaya berwarna merah muda dengan desain anggun yang menunjukkan ketelitian siswa dalam mengolah bahan.

Pemilihan kebaya sebagai produk yang dibuat siswa tidak hanya berkaitan dengan pengembangan keterampilan menjahit.

Menurut Nazihatul Adilah, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Indonesia.

SMPM 5 Pucang SBY

Siswa diajak memahami bahwa busana tradisional dapat terus dikembangkan melalui desain kreatif yang mengikuti perkembangan zaman.

Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membuka ruang bagi siswa untuk mengenal nilai budaya melalui karya yang mereka buat sendiri.

Nazihatul Adilah yang akrab disapa Bu Dila berharap keterampilan menjahit tidak berhenti sebagai bagian dari tugas pembelajaran di sekolah.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus berkarya, bahkan mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi kegiatan produktif.

“Harapannya, setelah mendapatkan pengalaman ini, anak-anak tidak hanya bisa membuat pakaian untuk kebutuhan pribadi, tapi juga memiliki keberanian untuk berkarya dan kalau memungkinkan mengembangkannya menjadi usaha. Ini sejalan dengan tujuan PKWU untuk menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa,” tambahnya.

Kegiatan menjahit kebaya menjadi salah satu cara siswa kelas XII Mamsaka mengisi semarak HUT ke-81 RI dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Semangat Agustus tidak hanya ditunjukkan melalui kemeriahan perlombaan, tetapi juga melalui karya yang lahir dari kreativitas, ketelitian, dan keterampilan generasi muda.

Melalui program unggulan PKWU, Mamsaka terus menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan dan kebutuhan siswa.

Dari tangan siswa kelas XII, kain dan benang diolah menjadi busana kebaya. Karya tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya nyata.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/08/2026 22:47
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu