Sebanyak 127 siswa kelas II SD Muhammadiyah 18 Surabaya mengikuti Ceria Pandu Athfal (CPA) 2 di Sebani Waterpark, Pandaan, Pasuruan, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut menjadi ruang belajar di alam untuk menumbuhkan kemandirian, keberanian, ketangguhan, dan kepedulian siswa.
Mengusung tema “Anak Hebat, Mandiri, Tangguh, dan Berani”, CPA 2 tidak hanya menghadirkan permainan. Berbagai aktivitas outbound, edukasi lingkungan, kegiatan ibadah, dan pelatihan keterampilan hidup dirancang agar siswa belajar melalui pengalaman langsung.
Kegiatan diawali dari kawasan Kodim 0831 Mulyorejo Surabaya. Setibanya di lokasi, siswa disambut para pemandu dengan sorakan semangat. Mereka kemudian mengikuti senam bersama ustadz dan ustadzah setelah mengucapkan slogan sekolah, “Unggul, Santun, Berprestasi.”
Belajar Fokus dan Bekerja Sama
Beragam permainan seperti gurita angkat beban, menara mur, bola balance, tarik gelas air, rainbow slide, dan tarik tambang menjadi sarana siswa belajar fokus, menyusun strategi, serta bekerja sama.
Pada permainan gurita angkat beban, siswa dilatih berkonsentrasi dan saling membantu. Sementara dalam permainan menara mur, siswa belajar mempercayai teman dan mengatasi rasa takut.
“Ayo semangat, teman-teman! Sedikit lagi! Kamu pasti bisa!” seru siswa ketika memberikan dukungan kepada temannya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Happy Zone Mini Zoo. Siswa mengenal sejumlah satwa, seperti ayam, kalkun, musang, marmut, dan iguana. Mereka juga berkesempatan memegang serta memberi makan marmut. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap makhluk hidup.
Berani Menaklukkan Tantangan
Rainbow slide menjadi salah satu wahana yang paling dinantikan. Meski harus berjalan, menanjak, dan menaiki tangga, siswa tetap berusaha menyelesaikan tantangan. Dukungan guru dan pemandu membantu mereka menghadapi rasa takut dan lelah.
Pembelajaran semakin menarik ketika siswa diajak belajar menanam padi. Mereka turun langsung ke area berlumpur dan mempraktikkan cara menanam bibit padi. Elio dan Ara, siswa kelas II Eagle, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman favorit mereka.
“Aku paling suka kegiatan menanam padi. Seru banget! Bisa bermain lumpur bersama teman-teman,” ujar mereka.
Selain mengenal proses pertanian, siswa belajar menjaga lingkungan, mengembangkan kemampuan motorik, serta menghargai pekerjaan petani.
Kemandirian dan Pembiasaan Akhlak
Kegiatan kemudian ditutup dengan berenang di kolam busa dan kolam ombak. Dengan pendampingan guru dan pemandu, siswa belajar mengikuti aturan, menjaga keseimbangan, dan beradaptasi dengan kondisi air.
Setelah itu, siswa makan siang bersama. Mereka dibiasakan makan secukupnya, merapikan peralatan, membuang sampah, berdoa, serta menggunakan ungkapan “tolong” dan “terima kasih”.
Pembiasaan ibadah dilanjutkan dengan sholat Dzuhur dan Ashar berjamaah. Sholat diimami Ustadz Rozi, sedangkan Shaqil Zahwan Atha’Ullah, siswa kelas II Eagle, bertugas mengumandangkan iqomah.
Ketua kegiatan CPA Kelas II, Ustadz Sholeh, mengapresiasi antusiasme dan kedisiplinan peserta. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap teman dan lingkungan.
CPA 2 menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang menggabungkan permainan, edukasi, keterampilan hidup, dan pembiasaan akhlak. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, berani, peduli, dan memiliki semangat kepanduan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments