Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta memulai pembangunan Gedung SMP Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Jalan Tata Bumi Selatan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Rabu (21/10/2026).
Sekolah tersebut dirancang memadukan kurikulum berstandar internasional dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. Pembangunan gedung ditargetkan rampung sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada Juli 2027.
Kepala Sekolah SMP MSUS, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., MPA, mengatakan pendirian sekolah ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah memperluas akses pendidikan berkualitas yang mampu menjawab tantangan global.
Menurutnya, SMP MSUS tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga mengembangkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan standar global dengan penguatan nilai-nilai keislaman.
“Amanah dari UMY kami jalankan sebaik-baiknya. Kami siapkan hal-hal yang menunjang berdirinya SMP MSUS sebagai bagian dari mimpi dan imajinasi Muhammadiyah untuk semakin memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Bachtiar.
Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu perhatian Muhammadiyah. Melalui sekolah tersebut, pihaknya ingin membentuk generasi yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas keislaman.
“Kualitas yang ingin ditingkatkan oleh Muhammadiyah di periode sekarang adalah kualitas yang bertaraf internasional, tentu dengan spirit Islam berkemajuan,” katanya.
SMP MSUS dirancang memiliki karakteristik pembelajaran melalui perpaduan kurikulum berstandar internasional dan nilai-nilai Islam berkemajuan. Pendekatan tersebut diharapkan membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, memiliki karakter kuat, serta berwawasan luas.
Bachtiar menjelaskan, perpaduan kurikulum global dan nilai keislaman menjadi salah satu pembeda yang ingin dikembangkan sekolah tersebut.
“Yang membedakan SMP MSUS dengan SMP yang lain adalah, satu, tentu kurikulum kami yang kami buat berstandar global, internasional. Dan yang kedua adalah memadukan nilai Islam, Islam yang dipahami Muhammadiyah adalah Islam yang berkemajuan,” jelasnya.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, pihak sekolah menyiapkan sejumlah kebutuhan secara bertahap. Persiapan itu mencakup pembangunan infrastruktur, penyusunan kurikulum, serta penyiapan tenaga pendidik.
Dengan persiapan tersebut, sekolah diharapkan dapat menjalankan kegiatan pembelajaran sesuai konsep pendidikan yang telah dirancang ketika mulai beroperasi.
Pembangunan gedung SMP MSUS ditargetkan selesai sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai pada Juli 2027. Kesiapan gedung, sarana pembelajaran, dan tenaga pendidik menjadi bagian dari persiapan operasional sekolah.
“Harapannya bulan Juli sudah lengkap berdiri gedung bangunannya dan proses belajar mengajar bisa berjalan,” ungkap Bachtiar.
Minat masyarakat terhadap sekolah ini mulai terlihat sejak peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Bachtiar menyebutkan, saat kegiatan kick-off penerimaan murid baru, dua calon peserta didik langsung mendaftar. Sementara itu, 10 calon lainnya tercatat menyatakan minat melalui pendaftaran inden.
“Alhamdulillah saat waktu kick-off kami sampaikan, yang daftar langsung saat itu juga sudah ada pendaftar, ada dua orang dan yang inden sudah 10 orang,” tuturnya.
Data tersebut menjadi gambaran awal ketertarikan masyarakat terhadap sekolah yang tengah dipersiapkan tersebut.
Pengembangan Muhammadiyah Sapen Universal School tidak berhenti pada jenjang SMP. Pihak sekolah juga merencanakan pendirian SMA MSUS di kawasan Jalan Tata Bumi Selatan, Banyuraden, Gamping, Sleman.
Dengan rencana tersebut, kawasan Tata Bumi diharapkan menjadi kompleks pendidikan yang menyediakan layanan pembelajaran berkelanjutan dari tingkat SMP hingga SMA.
“SMA MSUS juga akan berdiri di sini, sehingga nanti kompleks di Tata Bumi ini adalah kompleks SMP dan SMA MSUS,” ujar Bachtiar.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman dapat memperlancar pembangunan dan pengembangan fasilitas pendidikan tersebut.
Pendirian SMP MSUS menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah menghadirkan layanan pendidikan yang menggabungkan penguatan akademik, wawasan global, dan nilai Islam berkemajuan. Dengan target operasional Juli 2027, penyelesaian infrastruktur dan kesiapan pembelajaran menjadi tahapan penting sebelum sekolah menerima peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments