Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Shalat Dhuha Jadi Pembiasaan Pagi, SD Mugres Perkuat Karakter Murid

Iklan Landscape Smamda
Shalat Dhuha Jadi Pembiasaan Pagi, SD Mugres Perkuat Karakter Murid
Pembiasaan pagi berupa salat Duha yang rutin dilakukan oleh SD Mugres. Foto: Lailatul Mardhiyyah/PWMU.CO
pwmu.co -

Shalat Dhuha menjadi pembiasaan yang mengawali aktivitas belajar di SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres). Melalui program rutin yang dilaksanakan setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai, sekolah menanamkan karakter religius, disiplin, dan akhlak mulia agar murid siap mengikuti proses belajar dengan hati yang tenang dan penuh semangat.

Pada Kamis (30/7/2026), suasana pagi di SD Mugres kembali diawali dengan kegiatan ibadah. Seluruh murid bersama guru melaksanakan Shalat Dhuha di kelas masing-masing. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, zikir pagi, tadarus Al-Qur’an, serta pembiasaan membaca hadis.

Rangkaian pembiasaan tersebut menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter Islami.

Kepala Urusan Kehidupan Islami SD Mugres Kampus A, Syahriyani, S.Pd., menjelaskan bahwa pembiasaan Shalat Dhuha merupakan bagian dari pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, ibadah yang dilakukan secara rutin akan membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui pembiasaan Shalat Dhuha setiap pagi, kami berharap murid terbiasa mengingat Allah Swt. sebelum memulai aktivitas belajar. Program ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kesabaran, kekhusyukan, serta akhlak yang baik. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam ilmu sekaligus kuat dalam nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Syahriyani menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pelaksanaan ibadah, tetapi juga pada konsistensi seluruh warga sekolah. Karena itu, kegiatan dilaksanakan secara sederhana, terstruktur, dan berkesinambungan.

Setiap pagi, murid melaksanakan Shalat Dhuha dua rakaat yang dilanjutkan dengan doa, zikir pagi, serta pembinaan singkat. Guru dan kepala sekolah juga memberikan teladan dengan turut mengikuti rangkaian ibadah bersama murid sehingga budaya religius dapat tumbuh secara alami.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Kepala SD Mugres, Rina Dwi Astuti, S.E., M.Pd., mengatakan bahwa pembiasaan Shalat Dhuha diharapkan memberikan dampak positif terhadap karakter, prestasi akademik, dan budaya sekolah.

“Dari sisi karakter, kami berharap murid memiliki ketakwaan kepada Allah Swt., akhlak mulia, disiplin, dan tanggung jawab. Dari sisi akademik, Shalat Dhuha diharapkan membuat anak lebih fokus, tenang, dan siap menerima pelajaran sehingga proses belajar berlangsung lebih optimal,” tuturnya.

Selain itu, menurut Rina, budaya religius yang dibangun setiap pagi turut menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga murid, terlibat aktif dalam membangun kebiasaan positif tersebut.

Ia menilai pembiasaan Shalat Dhuha juga berdampak pada meningkatnya kedisiplinan, termasuk mengurangi keterlambatan hadir di sekolah karena murid datang lebih awal untuk mengikuti ibadah bersama.

Melalui program ini, SD Mugres terus meneguhkan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter sebagai bekal peserta didik menghadapi kehidupan.

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 31/07/2026 09:54
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu